Suara.com - Seekor anak anjing yang baru lahir dilaporkan memiliki enam kaki dan dua ekor. Keadaannya yang unik itu disebut oleh para petugas rumah sakit sebagai keajaiban.
Diberi nama Skipper, dokter hewan yang membantu anak anjing tersebut mengatakan bahwa Skipper mungkin anjing pertama yang lahir dan hidup dengan kondisi bawaan tertentu.
"Ini adalah keajaiban bernama Skipper. Dia telah bertahan hidup lebih lama dari yang kami duga pada anjing lain mana pun dengan kombinasi kondisi bawaannya," tulis petugas medis di Rumah Sakit Hewan Neel, Oklahoma, pada unggahan di Facebook.
Skipper adalah campuran antara border collie dan anjing gembala Australia. Menurut laporan, Skipper adalah salah satu dari sembilan anak anjing yang lahir pada 16 Februari.
Dokter hewan mendiagnosis Skipper dengan dua kelainan bawaan yang disebut monocephalus dipygus dan monocephalus rachipagus dibrachius tetrapus.
Secara singkat, Skipper memiliki satu rongga kepala dan dada tetapi dua daerah panggul, dua saluran kemih bagian bawah, dua sistem reproduksi, dua ekor, dan enam kaki.
"Kemungkinan Skipper adalah bagian dari kembaran di dalam rahim dan ketika telur yang telah dibuahi mencoba untuk membelah, telur itu tidak sepenuhnya terpisah," kata Dr. Tina Neel, pemilik Rumah Sakit Hewan Neel, seperti dikutip dari Live Science, Kamis (25/2/2021).
Tak hanya itu, Skipper juga memiliki tanda-tanda spina bifida, yaitu cacat lahir di mana tulang belakang tidak menutup dengan baik selama perkembangannya.
Meski lahir dengan kondisi langka, Skipper tampak sehat. Dokter mengatakan bahwa organnya dalam kondisi sangat baik, semua kakinya bergerak, dan merespons rangsangan seperti anak anjing normal.
Baca Juga: Fosil Anak Anjing Berusia 2.000 Tahun Terkubur dengan Kerangka Balita
Walau begitu, Skipper mungkin memerlukan terapi fisik dan bantuan mobilitas seiring bertambahnya usia.
Para ahli di rumah sakit akan terus meneliti kondisinya, memantau perkembangannya selama pemeriksaan ulang, dan membantu menjaga Skipper bebas dari rasa sakit dan nyaman selama sisa hidupnya.
Berita Terkait
-
Anak Anjing Ini Dikira Mati Berlumuran Darah, Ternyata ...
-
Terlahir Tanpa Kaki Depan, Anjing Ini Dibuatkan Kursi Roda dari Lego
-
Nenek-Nenek Kena Infeksi Kulit Serius setelah Dijilat oleh Hewan Peliharaan
-
Bunuh Anak Anjing Pakai Soda Api, Kakak Ipar Pemilik Hewan Tak Dibui Polisi
-
Diduga Ulah Kakak Ipar, Empat Ekor Anak Anjing Tewas Disiram Air Panas
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan
-
Industri Kecantikan Indonesia Makin Bergairah, Inovasi dan Teknologi Jadi Kunci Persaingan
-
Dari Kulit hingga Tekstil Ramah Lingkungan, Tren Fashion Masa Depan Makin Berkelanjutan
-
Wali Kota Solo Tegaskan Tak Toleransi Miras Ilegal, Empat Outlet Ditutup
-
Dari AI hingga Alat Diagnostik Presisi, Inovasi Teknologi Dorong Deteksi Penyakit Lebih Cepat
-
Watak Weton Rabu Pon Milik Presiden Prabowo Subianto, Simak Kelebihan dan Kekurangannya
-
BPS Ungkap Penjualan Truk hingga Pikap Melonjak 38,76%
-
Mendagri Siapkan Tiga Langkah Sebagai Solusi Operasional Gaji Pegawai Pemda
-
BRI Dukung Optimalisasi Dana SAL, Perkuat Penyaluran Kredit ke Sektor Produktif
-
Deposit Judi Online Piala Dunia 2026 Tembus Rp1 Triliun! QRIS Paling Banyak Disalahgunakan