Suara.com - Google Maps menjadi aplikasi pilihan Generasi Z di Indonesia dalam menelusuri informasi terkait perjalanan, menurut laporan terbaru Google Year in Search 2020.
"Google Maps dipakai oleh 57 persen Gen Z, menjadikannya pilihan aplikasi teratas untuk menelusuri beragam hal terkait perjalanan," tulis Google dalam laporannya, Minggu (28/2/2021).
Selain Google Maps, Generasi Z di Indonesia juga memilih Google Search untuk merencanakan perjalanan mereka.
Alasan paling utama Generasi Z menggunakan Google yakni untuk mencari informasi, merencanakan perjalanan, mencari tujuan wisata, tempat rekreasi dan tempat makan, hingga mencari review restoran.
Meski Indonesia dilanda pandemi Covid-19, Google mencatat warganet tetap memprioritaskan kesehatan dan keamanan dalam merencanakan perjalanan mereka.
Dari hasil riset, kata kunci wisata aman dinyatakan meningkat 50 persen dalam laman penelusuran Google.
"Ada tiga faktor pertimbangan utama orang Indonesia saat merencanakan perjalanan, yakni kesehatan dan keselamatan, harga dan promosi, hingga reputasi agen travel," tambah Google.
Selain itu, Google juga mencatat wisata Staycation masih menjadi wisata populer selama 2020. Kata kunci Staycation sendiri dilaporkan meningkat hingga 220 persen.
Di sisi lain, orang Indonesia tetap masih tertarik dengan destinasi wisata lokal. Namun, destinasi yang terekam Google dikatakan lokasinya lebih dekat dan terjangkau karena adanya imbauan protokol kesehatan yang diterapkan di berbagai wilayah.
Baca Juga: Apakah Masjid Istiqlal Menghadap Ka'bah? Warganet Ini Temukan Jawabannya
Berikut 10 destinasi wisata domestik teratas yang paling banyak dicari di Google selama Juli-Oktober 2020:
- Cipanas
- Cisarua
- Pangandaran
- Anyer
- Ciwidey
- Babakan Madang
- Tawangmangu
- Megamendung
- Ciawi
- Tarogong Kaler
Berita Terkait
-
Formulir Ini Tanyakan Jenis Kelamin Ayah Kandung, Publik Ikut Gagal Paham
-
Australia Sahkan UU yang Paksa Media Sosial Bayar Konten Perusahaan Media
-
Selama Pandemi, Hal Ini Paling Dicari Warganet di Laman Google Search
-
Riset Google Hingga Oktober 2020, Deretan Kata Kunci Ini Paling Dicari
-
Google Indonesia: Podcast Termasuk yang Paling Dicari selama 2020
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
Unpopular Opinion: Kita Butuh Cancel Culture yang Lebih Kejam untuk Figur Publik Bermasalah
-
Dinsos DIY Tak Buka Posko Aduan Desil, Cari Formula agar Warga Tak Kehilangan Bantuan
-
Dua Kali Gagal, Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan Ketiga Kasus Korupsi MBG
-
Melandai! Hotspot Kalbar Sisa 28, Menhut Ingatkan Pergeseran Titik Api ke Sumatra
-
Hati-hati Terjebak Macet! Puncak Arus Balik Libur Maulid Nabi di Jakarta Terjadi Hari Ini
-
Crazy Rich Cilegon Bagi-bagi Durian ke Ratusan Anak Yatim di Momen HUT PAN ke-28
-
Serang Dihebohkan Kehadiran Verrell Bramasta dan Edison Sitorus
-
Ternyata Ini Penyebab Sukhoi TNI AU "Kebablasan" Keluar Landasan Saat Test Flight
-
Desil Berubah, BPS DIY Akui Data Bisa Melenceng
-
Investor Ambil Cuan, IHSG Tersungkur Hari Ini Tapi Tetap di Level 6.500