Suara.com - LG memperkuat posisinya di pasar True Wireless Stereo (TWS) dengan menghadirkan LG Tone Free NBS-FN7.
Satu fitur unggulan yang menggoda pada LG TONE Free FN7 adalah terdapatnya Active Noise Cancellation (ANC).
Sesuai namanya, fitur ini bekerja memblokir berbagai suara dari lingkungan sekitar termasuk mengurangi kebisingan dalam frekuensi tinggi yang dapat bercampur mempengaruhi kualitas tangkapan suara earphone.
Fitur ANC pada LG TONE Free FN7 dibangun berdasarkan kolaborasi desain khusus mikrofon dan gel telinganya.
Untuk setiap unit earbud LG TONE Free FN7, terdapat tiga buah mikrofon yang memantau dan mendeteksi gelombang suara yang datang dari berbagai arah.
Sementara desain berjuluk Vortex Ribs yang dipatenkan bagi unit masuk ke telinga (in-ear) dibuat dalam bentuk seperti spiral, berguna untuk menutup lebih rapat dengan nyaman untuk meminimalkan rembesan kebisingan dari luar.
Dengan mengaktifkan ANC, kebisingan lingkungan hampir sepenuhnya dapat dinetralkan.
“Dimanapun Anda sedang berada, gangguan suara seperti bisingnya suara di jalanan, riuhnya suara di kafe luar ruangan atau berisiknya suara dalam sebuah kereta yang sedang melaju," ujar Verina Widya., Product Marketing of Home Entertainment LG Electronics Indonesia.
Dia menambahkan, cukup dengan mengaktifkan ANC, seketika akan membuat Anda seperti dalam suatu ruangan pribadi yang tenang mendengarkan alunan musik favorit dengan kualitas terbaik.
Baca Juga: Gagal Dapat Pemilik Baru, Selamat Tinggal Smartphone LG?
Sama seperti seri LG TONE Free lainnya, LG FN7 ini pun menghadirkan teknologi dengan kualitas audio yang superior dari Meridian Audio.
Teknologi ini merupakan besutan perusahaan teknologi audio Inggris yang terkenal dan mitra terpercaya LG dalam memberikan suara yang superior.
Salah satu dukungan Meridian pada LG FN7 yaitu dengan ditanamkannya Headphone Spa-tial Processing (HSP) yang merupakan teknologi pemroses suara yang telah disempurnakan Meridian selama lebih dari 25 tahun.
Keberadaan HSP ini membuat LG TONE Free FN7 dapat menciptakan kembali bentang suara, dengan penyusunan kuat antar bunyi yang realistis, yang juga menghasilkan kejernihan pada warna suara vokal.
“Bahkan untuk mendukung bermain game, LG TONE Free FN7 dapat menghasilkan suara real-time yang membuat pengalaman bermain game dengan kualitas audio premium terasa lebih menyenangkan,” ujar Verina Widya.
Disamping itu, Meridian juga memberikan pengaturan suara (equalizer) dengan dicangkokkannya empat macam pengaturan suara yang yahud (preset).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
WFH dan PJJ Jakarta Dikaitkan Antisipasi Demo, Pramono: Arahan Pemerintah Pusat
-
5 Pilihan HP 5G RAM 12 GB Mulai Rp2,9 Juta, Solusi Multitasking Lancar Jaya
-
Butuh Waktu Lebih Lama, DPR Patok RUU Perampasan Aset Rampung Paling Lambat Akhir 2026
-
Bukan Sekadar Pintu Gerbang! Ambisi Gubernur Lampung Ubah Bahan Mentah Jadi Emas Ekonomi
-
Review The X-Files: I Want to Believe Vrach Frankenshteyn, Terlalu Sinting!
-
Pesaing Yamaha MT-15 Harga Semurah Scoopy, Begini Spesifikasi Bajaj Pulsar N160
-
Toyota Calya Terjun ke Telaga Sarangan Pagi Buta, Begini Nasib Sopirnya
-
Akan Ada Demo Mahasiswa Besar-besaran di Bundaran HI, 8.242 Personel Gabungan Dikerahkan
-
LOSC Lille: Calvin Verdonk Pemain Indonesia Pertama di Liga Champions
-
Rupiah Melemah Terhadap Dolar, Jadi Mata Uang Paling Buruk di Asia