Suara.com - Google semakin menegaskan komitmennya untuk lebih peduli pada kondisi lingkungan. Lewat aplikasi Google Maps, perusahaan sedang bersiap memperkenalkan fitur "eco-friendly" atau ramah lingkungan bagi pengguna.
Melalui blog resmi Google, perusahaan menjelaskan bahwa Google Maps akan merekomendasikan rute yang diperkirakan menghasilkan emisi karbon terendah berdasarkan lalu lintas, lereng, kondisi jalan, dan faktor lainnya.
Fitur aplikasi ini akan debut pertama kali di Amerika Serikat serta beberapa negara. Google juga menjelaskan bahwa fitur ramah lingkungan ini juga akan tersedia untuk pengguna global secara bertahap.
"Apa yang kami lihat adalah sekitar setengah dari rute, kami dapat menemukan opsi yang lebih ramah lingkungan dengan pengorbanan waktu yang minimal atau tanpa biaya waktu," kata Russell Dicker, direktur produk Google dikutip dari NDTV.
Google mengatakan pihaknya memperoleh perkiraan emisi relatif dengan menguji di berbagai jenis kendaraan dan jenis jalan.
Mereka memanfaatkan data yang didapat dari National Renewable Energy Lab (NREL) pemerintah AS. Data mengenai jalan dan kondisi strukturnya diambil dari mobil Street View, citra udara dan satelit.
"Dari Amsterdam hingga Jakarta, kota-kota di seluruh dunia telah menetapkan zona emisi rendah - area yang membatasi kendaraan yang berpolusi seperti mobil diesel tertentu atau mobil dengan stiker emisi khusus - untuk membantu menjaga kebersihan udara. Untuk mendukung upaya ini, kami sedang mengerjakan peringatan untuk membantu pengemudi lebih memahami saat mereka akan menavigasi melalui salah satu zona ini. Anda dapat dengan cepat mengetahui apakah kendaraan Anda diperbolehkan di area tersebut, memilih moda transportasi alternatif, atau mengambil rute lain," tulis Google dalam blog resmi perusahaan, Selasa (30/03/2021).
Peringatan zona emisi rendah akan diluncurkan pada Juni mendatang di beberapa negara termasuk Jerman, Belanda, Prancis, Spanyol, dan Inggris baik untuk pengguna Android dan iOS.
Fitur di aplikasi Google Maps tersebut juga akan tersedia pada lebih banyak negara secara bertahap. Jika opsi tersebut diaktifkan, maka akan muncul pilihan "Low Emission Zone on route".
Baca Juga: Google Assistant Uji Coba Fitur Baru Bisa Simpan dan Temukan Segalanya
Pengguna bisa memilih rute tercepat atau rute tertentu yang dianggap memiliki emisi CO2 lebih sedikit. Fitur ramah lingkungan dari Google Maps sudah dibekali AI atau kecerdasan buatan di mana pengguna juga bisa mengetahui statistik kualitas udara pada tempat yang dituju.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Mau Beli Motor Bekas? Ini Deretan Dokumen Wajib yang Harus Kamu Periksa Biar Nggak Ketipu
-
Bukan Orang Kaya Saja, Semua Keluarga Perlu Siapkan Warisan Sejak Dini
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Makin Pedas, Beras Mulai Merangkak Naik
-
Apakah Wardah Tinted Sunscreen Waterproof dan Tahan Lama? Ini Perbedaan Klaim 2 Variannya
-
Ulasan Totto-Chan: Gadis Cilik di Jendela,Kisah Pendidikan yang Membebaskan
-
Singapura vs Timnas Indonesia: Eks Bek MU Sebut The Lions Lapar Bakal Terkam Garuda
-
Prediksi Skor, Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Singapura di Piala AFF 2026
-
KPK Usut Asal-Usul SGD 8.500 yang Ditemukan di Ruang Kakanim Jakarta Selatan
-
951 Pinjol yang Resahkan Masyarakat Ditutup, Modusnya Lewat Aplikasi dan Situs
-
Spesifikasi Chery Tiggo V yang Meluncur di GIIAS 2026 sebagai SUV Khusus Indonesia