Suara.com - Bencana alam yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) menuai banyak doa, termasuk warganet pengguna Twitter.
Terpantau pada Senin (5/4/2021), tagar #PrayForNTT menduduki Trending Topic Twitter Indonesia dengan cuitan sebanyak lebih dari 206.000 tweet.
Banyak warganet dari berbagai wilayah di Indonesia yang memanjatkan doa keselamatan bagi masyarakat NTT hingga meminta bantuan kepada pemerintah.
"Di saat banyak orang yang tertidur pulas karena sudah waktunya tidur, tapi ada pula orang yang tidak tertidur karna harus waspada dan ngungsi ke tempat yang lebih aman. #PrayForNTT kalian semua yang di sana, stay safe. Kami mendoakan keselamatan kalian. Semoga cepat ada bantuan," tulis akun @jaecasn.
"Turut berduka cita atas bencana yang di alami warga di NTT. Stay safe buat yang di sana, jaga kesehatan. Semoga tidak ada bencana susulan, aamiin #PrayForNTT," komentar @asteroidsfs.
"Mari sejenak kita berdoa untuk saudara saudara di sana semoga keadaan lekas membaik, aamiin #PrayForNTT," cuit @vodkaloey.
Di sisi lain, melalui tagar tersebut juga dimanfaatkan oleh warganet yang tinggal di wilayah terdampak banjir, untuk memberikan kabar atau informasi mengenai apa yang terjadi di lokasinya.
"Dapat sedikit cahaya depan rumah, update badai siklon tropis masih terjadi sampai saat ini Pukul 04.37 WITA di Kota Kupang - NTT dengan kecepatan angin yang semakin menggila. #PrayForNTT," ungkap @matsudessy.
"Depan rumah pada ancur, pohon tumbang, kabel ikutan putus, angin masih terpantau kencang. Semoga kita semua selalu dalam lindungan Tuhan aminnn #PrayForNTT," tambah @mineraleeee.
Baca Juga: Korban Banjir di Flores Timur Dikubur Satu Liang Lahat Secara Massal
Selain melalui tagar, kata kunci Nusa Tenggara Timur juga masuk ke dalam Trending Topic Twitter Indonesia dengan jumlah cuitan sebanyak lebih dari 5.035 tweet.
Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lembata, terdapat tiga desa yang paling parah di daerah setempat, yaitu Amakaka, Tanjung Batu, dan Waowala.
Hingga saat ini, pemerintah setempat masih melakukan proses pencarian terhadap korban yang hilang akibat banjir bandang tersebut.
Berita Terkait
-
Protes All England 2021, Tagar #BWFMustBeReponsible Menggema di Twitter
-
BWF Tarik Wakil Indonesia dari Ajang All England 2021, Bikin Warganet Geram
-
Ulang Tahun, HBD Budiman Sudjatmiko Sampai Jadi Trending Topic
-
Berkencan di Kostan, Seorang Kakek Tewas dalam Pelukan PSK Langganan
-
Rina Gunawan Meninggal Dunia, Warganet Iringi Kepergiannya dengan Doa
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
Terkini
-
IHSG Diramalkan Capai 7000 di Kuartal III 2026
-
Cara Dapat Uang Tunai dari BRI Cicilan Emas Lewat BRImo
-
Toyota Kijang Innova Jadi Mobil Paling Banyak Ditukar Tambah Pengunjung GIIAS 2026
-
Buru Bukti TPPU Febrie Adriansyah, Kejagung Periksa 9 Saksi dari Swasta hingga Ahli
-
Banjir Hadiah di JCO Run 2026, Nasabah BRI Bisa Bawa Pulang iPhone 17 Pro Max
-
Profil Harita Nickel (NCKL): Pemilik, Kinerja Perusahaan dan Saham
-
Laba Bersih AVIA Tembus 20 Persen, Penjualan Semester I 2026 Rp4,59 Triliun
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Ayah Aniaya Bayi Sendiri saat WFH, Ngaku Stres Punya Jam Kerja Gila
-
Mitigasi Karhutla Perlu Diperkuat! Pemerintah Tak Boleh Kalah Cepat dengan Titik Api