Suara.com - Larangan mudik yang dikeluarkan pemerintah dan membuka semua tempat wisata, mendorong perubahan fokus perkuatan jaringan Smartfren.
"Network setiap tahun menjelang Lebaran selalu dipersiapkan, hanya saja tahun ini fokusnya berbeda karena larangan mudik dan dibukan tempat-tempat wisata," ujar VP Network Operation Smartfren, Agus Rohmat, Kamis (9/4/2021).
Tahun lalu karena sudah berlaku larangan mudik, dia menambahkan, fokus Smartfren lebih ke residensial.
"Tahun ini beberapa tempat wisata akan menjadi perhatian, seperti Ancol, Ragunan, dan lain-lain," terangnya.
Berbagai persiapan dilakukan operator telekomunikasi ini, mulai dari penambahan kapasitas hingga optimalisasi jaringan.
Persiapan ini dilakukan juga mengikuti prediksi kenaikan trafik data karena pemakaian di bulan Ramadan dan Lebaran. Didorong pandemi yang belum berakhir dan larangan mudik Lebaran, menyebabkan pemakaian diprediksi meningkat.
"Secara Year on Year dari Maret 2020 ke April 2021 di Jabotabek, kenaikan trafik data bertumbuh sebesar 24,5 persen," jelas Agus.
Seiring dengan bertumbuhnya trafik data dan jumlah pengguna di Jabotabek, Smatfren telah meningkatkan kapasitas dan jangkauan hingga 25 persen dari tahun sebelumnya.
Sebagai langkah antisipasi, tim network Smartfren telah membentuk Satgas Jaringan 24 jam selama Ramadan dan Idul Fitri.
Baca Juga: Smartfren Ada Paket Unlimited Baru, Internetan 24 Jam Jaringan 4G Full
Smartfren juga menyediakan 58 mobile combat dengan dukungan NOC yang beroperasi 24 jam dan dukungan call centre Smartfren.
"Pertumbuhan di area-area padat, sampai Lebaran nanti siap dioprimalisasi. Kami ready," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Jaringan 5G: Operator dan Penyedia Perangkat Sudah Siap, Pemerintah Belum
-
Benarkah Teknologi 5G Ancam Privasi Pengguna?
-
Peran Jaringan 5G dalam Sektor Industri dan Kemajuan Ekonomi
-
Telkomsel dan Smartfren Terima Putusan Pembatalan Lelang Frekuensi 5G
-
Smartfren Manjakan Pengguna Internet Malam, Begini Cara Mengaktifkannya
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT RI ke-81, Tradisi Panjat Pinang Kembali Meriahkan Kalimalang
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?