Suara.com - Salah satu mitra Elon Musk yang juga sekaligus pendiri Neuralink, Max Hodak, mengklaim dapat membangun Jurassic Park menjadi kenyataan jika "mereka" mau.
Film terkenal 1993 tersebut menceritakan tentang taman hiburan yang berisi dinosaurus sungguhan setelah mengekstraksi DNA hewan purba itu dalam resin. Klaim tersebut ditulis Hodak melalui akun Twitternya pada 4 April.
"Kami mungkin bisa membangun Jurassic Park jita kami mau. Tidak akan menjadi dinosaurus yang secara genetik asli, tetapi mungkin 15 tahun berkembang biak + rekayasa untuk mendapatkan spesies baru yang super eksotis," tulis Hodak, dikutip dari Independent, Jumat (9/4/2021).
Tidak jelas apa yang dimaksud Hodak ketika ia menulis "kami". Neuralink sebelumnya telah mendemonstrasikan chip yang ditanamkan ke dalam otak babi dan monyet, tetapi tidak membuat pengumuman apa pun terkait kloning hewan.
Jika Hodak mengacu pada ilmuwan dan peneliti genetika secara keseluruhan, prospeknya menjadi lebih mungkin, meskipun sulit.
Para ilmuwan telah mengkloning sejumlah hewan, termasuk serigala, anjing, kucing, monyet, hingga domba.
Belum lama ini, para ilmuwan berhasil mengkloning musang kaki hitam yang berada dalam daftar spesies terancam punah di Amerika Serikat, tetapi para ahli belum berhasil menciptakan hewan yang telah punah.
"Keanekaragaman hayati sangat berharga, konservasi itu penting dan masuk akal. Tapi kenapa kita berhenti di situ? Mengapa kita tidak dengan sengaja mencoba menghasilkan keragaman baru?" tambah Hodak.
Tantangan dalam menciptakan dinosaurus yang autentik secara genetik adalah bahan lunak yang mengandung DNA sulit untuk diawetkan.
Baca Juga: Menikmati Hasil Panen Kebun Pupuk Hayati di Kebun Dinosaurus
"Kami memiliki nyamuk dan lalat penggigit dari zaman dinosaurus dan itu diawetkan dalam damar. Tapi saat damar mengawetkan sesuatu, itu cenderung mengawetkan sekamnya, bukan jaringan lunaknya," kata Dr Susie Maidment, peneliti dinosaurus di Natural History Museum.
Pembiakan dan rekayasa, seperti yang disarankan Hodak, adalah sebuah kemungkinan, meskipun itu bergantung pada pemahaman yang jauh lebih besar tentang genom.
Dalam film Jurassic Park, peneliti menggunakan DNA dari katak untuk mereplikasi reptil, tetapi para ilmuwan saat ini tidak tahu di mana letak lubang genom hewan jika hewan tersebut sudah tidak ada lagi.
Walau begitu, para ahli saat ini sedang mencoba mengembalikan spesies serupa yang telah punah, seperti mengkloning spesies "proxy" mamut dari gajah Asia. Tampaknya, proses tersebut mungkin bukan cara optimal untuk melestarikan alam.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas Daihatsu untuk Lansia yang Murah, Aman dan Mudah Dikendalikan
- Apa Perbedaan Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki? Ini 6 Rekomendasi Terbaiknya
- 5 Mobil Bekas Toyota Pengganti Avanza, Muat Banyak Penumpang dan Tahan Banting
- 27 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 3 Januari 2026: Ada Arsenal 110-115 dan Shards
- iQOO 15R Lolos Sertifikasi Resmi, Harga Diprediksi Lebih Terjangkau
Pilihan
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
-
Eksplorasi Museum Wayang Jakarta: Perpaduan Sejarah Klasik dan Teknologi Hologram
-
4 Rekomendasi HP Murah RAM 8 GB Baterai Jumbo, Aman untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
5 iPhone Bekas Harga Rp1-2 Jutaan untuk Kebutuhan Konten dan Gengsi
-
57 Kode Redeem FF 5 Januari 2026: Bocoran Bundle Gojo Satoru dan Bonus Top Up Spesial
-
34 Kode Redeem FC Mobile 5 Januari 2026: Bocoran Vidic 115 dan TOTY 2026 OVR 117
-
Komdigi: Registrasi Kartu SIM dengan Data Wajah Diterapkan Bertahap
-
4 Pilihan HP iQOO Paling Murah dengan Spesifikasi Gahar
-
6 Rekomendasi Tablet 11 Inch Terbaik untuk Anak Sekolah dan Mahasiswa
-
5 HP Gaming Modal Rp2 Jutaan: Chipset Ngebut Bebas Lag dan Grafik Jernih
-
5 Smartwatch Murah di Bawah Rp500 Ribu untuk Olahraga, Fiturnya Lengkap!
-
5 Pilihan HP RAM Besar yang Tidak Cepat Panas, Cocok untuk Gaming
-
Update Harga HP Infinix RAM 8 GB per Januari 2026, Spek Komplet Mulai Rp1 Jutaan