- Jadwal rilis Pragmata maju satu minggu menjadi tanggal 17 April 2026.
- Game petualangan fiksi ilmiah ini berlatar di fasilitas riset Bulan.
- Mekanik gameplay 2-in-1 melibatkan kolaborasi karakter Hugh dan android Diana.
Suara.com - Capcom bersiap merilis game AAA terbaru dengan grafis ciamik dalam waktu dekat. Pragmata dijadwalkan meluncur pada bulan depan ke beberapa platform sekaligus.
Capcom bahkan sudah membuka pra-pemesanan Pragmata dengan harga game mulai dari Rp700 ribuan di Steam.
Sebagai pengingat, Capcom baru saja merilis Resident Evil Requiem yang meledak di pasaran.
Resident Evil Requiem langsung terjual 5 juta kopi serta digadang-gadang masuk ke daftar 10 besar game terlaris Capcom sepanjang masa.
Beberapa trailer mengindikasikan bahwa Pragmata merupakan game aksi-petualangan dengan grafis meyakinkan.
Dalam siaran Capcom Spotlight, diumumkan bahwa tanggal rilis Pragmata dimajukan satu minggu, dari 24 April menjadi 17 April.
Langkah ini memberi ruang bagi game aksi tersebut sebelum judul besar lainnya rilis, dan tentu saja, membuat para penggemar bisa lebih cepat menjelajahi dunia bulan yang misterius.
Game bakal tersedia untuk PC, PS5, Xbox Series S/X, dan konsol masa depan, Nintendo Switch 2.
Namun, ada satu catatan penting akibat perubahan jadwal. Capcom mengonfirmasi bahwa semua pra-pemesanan digital untuk versi Nintendo Switch 2 akan dibatalkan secara otomatis.
Baca Juga: Gara-gara Game FIFA! Cerita Dibalik Pembelian Marcus Rojo oleh Louis van Gaal ke MU
“Kami sangat senang dapat menghadirkan Pragmata kepada Anda semua satu minggu lebih awal pada tanggal 17 April. Karena perubahan tanggal rilis, semua pra-pemesanan digital yang ada untuk versi Nintendo Switch 2 di Amerika Utara dan Eropa akan dibatalkan secara otomatis,” ujar Capcom.
Mereka meminta maaf atas ketidaknyamanan ini dan berharap pemain melakukan pra-pemesanan ulang.
Pragmata sendiri menawarkan sebuah petualangan sinematik yang berpusat pada Hugh Williams dan rekan android-nya, Diana.
Berlatar di masa depan, Hugh adalah bagian dari tim yang dikirim untuk menyelidiki fasilitas penelitian di Bulan.
Fasilitas luar angkasa tersebut diketahui tiba-tiba sunyi. Setelah sebuah gempa memisahkannya dari tim, ia diselamatkan oleh Diana.
Keduanya karakter harus bekerja sama untuk mengungkap misteri stasiun yang kini dikuasai oleh AI berbahaya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi
-
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
-
Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas
-
Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan
-
Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter
-
Proyek E10 Ambisius, Tapi Siapa Mau Pasok Tebu untuk Pemerintah?
-
Siap War Tiket! Indomaret Fun Run 2026 Bakal Ramaikan Gaya Hidup Sehat Warga Semarang