Suara.com - Neuralink, perusahaan neuroteknologi yang didirikan oleh pengusaha eksentrik Elon Musk, berhasil membuat seekor monyet makaka mampu bermain game Pong di komputer secara telepatis.
Dalam sebuah video berdurasi tiga menit 27 detik yang diunggah di Youtube pada Kamis (8/4/2021), terlihat monyet bernama Pager itu bermain game Pong di komputer langsung melalui otaknya, tanpa bantuan anggota tubuh yang lainnya.
Berkat chip Neuralink yang ditanam di otaknya, Pager bisa mengendalikan permainan di komputer secara nirkabel. Game itu dikendalikan langsung oleh otak monyet tersebut. Seperti telepati.
"Monyet ini benar-benar bermain video game secara telepatis menggunakan sebuah chip otak," tulis Musk di Twitter.
Dalam video itu terdengar seorang narator menjelaskan bagaimana Pager bisa bermain game Pong di komputer dengan otaknya. Ia mengatakan ada dua perangkat Neuralink yang ditanam di otak Pager sekitar enam pekan lalu.
Monyet berusia 9 tahun itu awalnya diajari cara bermain game Pong menggunakan joystick untuk menggerakan kursor dalam komputer. Sebagai hadiah jika berhasil, ia akan diberi jus pisang.
Ia menjelasakan bahwa di otak Pager telah dipasangi perangkat bernama Link. Perangkat itu, yang memiliki lebih dari 2000 kabel kecil yang tersambung dengan korteks motorik otak, merekam aktivitas neuron otak monyet tersebut saat ia bermain game.
Data-data yang direkam ini kemudian dikirim ke sebuah dekoder algoritma, yang kemudian memprediksi pergerakan tangan Pager secara real time. Setelah dikalibrasi, Pager langsung mampu menggunakannya untuk menggerakan kursor menggunakan otaknya.
Sebelum dipasang pada otak monyet, Neuralink sudah menguji teknologinya pada tiga ekor babi pada Agustus 2020 lalu. Perusahaan itu berharap teknologinya akan bisa digunakan pada manusia, untuk meningkatkan kecepatan arus informasi dari otak ke mesin.
Baca Juga: Perusahaan Indonesia Ini Akan Uji Internet Satelit Starlink dari Elon Musk
Teknologi Neuralink ini dinilai bisa membantu mereka yang lumpuh untuk mengoperasikan komputer atau mesin menggunakan otak secara langsung. [CNBC]
Berita Terkait
-
Mengapa Rencana Memindahkan Pusat Data AI ke Luar Angkasa Picu Kekhawatiran Ilmuwan?
-
Kekayaan Elon Musk Saingi Bitcoin Usai IPO SpaceX, Jauh Lampaui Pengusaha Teknologi Lain
-
IPO SpaceX Siap Pecahkan Valuasi Tertinggi dalam Sejarah, Setara 10 Kali Lipat APBN
-
Bisik-bisik Trump Saat Salaman Erat dengan Xi Jinping, Pakar Etika Bilang Begini
-
Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan
-
Perempuan Belanda Ini Kritik Pedas Pemain Keturunan Indonesia, Ada Apa?
-
Dari Paskibraka hingga Penerjun, Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT RI di Hambalang
-
PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas
-
Bukan Klaim! KPK Punya Bukti Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Tak Hanya Muara Enim! KPK Temukan Pola Lobi BPK Demi WTP di PALI dan Empat Lawang
-
Kuota Internet Tak Lagi Hangus, Siapa yang Harus Menanggung Beban Biaya dan Kapasitas Jaringan?
-
Senjata Canggih Tak Cukup Jaga Kedaulatan RI! Ada 3 Hal yang Wajib Diperkuat Prabowo
-
Pelabuhan Diminta Seaman Bandara, DPR Dorong Pemisahan Kapal Barang dan Penumpang