Suara.com - Peneliti Ashkan Soltani menyebarkan tweet pada belum lama ini tentang rencana Facebook menggunakan fitur App Tracking Transparency (ATT) Apple.
ATT mengirimkan prompt dari aplikasi pihak ketiga, menanyakan apakah pengguna ingin ikut serta untuk dilacak melalui perjalanan mereka di aplikasi lain dan secara online.
Dilansir laman Phonearena, Senin (3/5/2021), informasi ini dikumpulkan dan digunakan untuk mengirimkan iklan pribadi dan juga mengumpulkan data pribadi.
Permintaan baru mulai diluncurkan Senin lalu dengan rilis iOS 14.5 dan sementara datanya mungkin terlalu dini untuk dianggap signifikan.
Sebanyak 47 persen dari mereka yang menanggapi survei oleh appfigures mengatakan bahwa mereka memilih membiarkan diri mereka dilacak oleh aplikasi pihak ketiga.
Sebelum pembaruan dihentikan, perkiraan meminta 32 persen pengguna mengizinkan pelacakan sementara 68 persen diperkirakan tidak ikut serta.
Ketika Apple pertama kali mengumumkan bahwa mereka akan meluncurkan Transparansi Pelacakan Aplikasi.
Facebook menerbitkan dua iklan surat kabar yang mengeluh bahwa ATT akan membunuh bisnis kecil, karena akan mengurangi jangkauan yang diperoleh perusahaan-perusahaan ini dari iklan online.
Jangan lupa bahwa Facebook meraih 84 miliar dolar AS tahun lalu dari iklan online.
Baca Juga: iPhone 12 Mini Gagal, Apple Setia di Posisi Kedua Smartphone Terlaris 2021
Apakah Anda benar-benar yakin bahwa Facebook prihatin tentang masa depan bisnis kecil dengan mengaktifkan ATT?
Perusahaan media sosial dan Kepala Eksekutif Mark Zuckerberg mungkin lebih khawatir tentang masa depan Facebook, yang terakhir lebih merupakan perusahaan periklanan daripada aplikasi media sosial.
Beberapa perusahaan telah mencoba menemukan cara untuk memandu pengguna iOS dengan lembut agar mereka dapat dilacak meskipun Apple memiliki sejumlah aturan dan pedoman yang harus diikuti perusahaan saat membuat pra-prompt dan prompt ATT mereka atau menghadapi boot dari App Store.
Apa yang dilakukan Facebook, menurut Soltani, adalah menggunakan "taktik menakut-nakuti" untuk membuat pengguna Facebook dan Instagram memilih untuk dilacak.
Gambar pemberitahuan pra-prompt yang dilaporkan sedang dipertimbangkan membuatnya terdengar bahwa dengan menahan izin untuk dilacak, kedua aplikasi media sosial mungkin harus membebankan biaya kepada pengguna untuk akses.
Teks di halaman pra-prompt Facebook dan Instagram mengatakan, "Versi iOS ini mengharuskan kami meminta izin untuk melacak beberapa data dari perangkat ini untuk meningkatkan iklan Anda. Facebook dan Instagram selanjutnya mengatakan itu berkat informasi yang diterimanya dari melacak pengguna, ini menunjukkan iklan yang lebih dipersonalisasi sambil tetap menjaga Facebook (dan Instagram) gratis."
Berita Terkait
-
Chip M2 Apple Sudah Masuk Tahap Produksi, Diyakini Rilis Juli Tahun Ini
-
Fitur Baru Business Suite: Penjadwalan Story Instagram dan Facebook
-
Apple Nomor Dua, Samsung Pimpin Pasar Smartphone Global
-
Minum Cappucino dan Masih Main Facebook? Bukti Anda Masuk Golongan Tua!
-
Apple Digugat Atas Klaim Lebay soal iPhone Tahan Air
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
Terkini
-
29 Kode Redeem FC Mobile Aktif 17 April 2026, Klaim 1000 Poin Rank dan Pemain Dreamchaser 117
-
Roblox Bayar Rp206 Miliar Demi Keamanan Anak, Apa Saja Fitur Barunya?
-
Vivo Y600 Pro Siap Rilis dengan Baterai 10.000 mAh, Pesaing Honor Power 2
-
Lebih dari 1 Juta Rekening Bank Diretas, Ancaman Siber Kini Beralih ke Pencurian Data Login
-
Promo Ulang Tahun XLSMART Beri Diskon Paket Data XL, AXIS, hingga Smartfren
-
7 HP Murah dengan Sensor Kamera Sony Terbaik April 2026, Foto Dijamin Ciamik
-
Xiaomi Robot Vacuum H50 Series Resmi di Indonesia, Robot Vacuum Pintar Mulai Rp4 Jutaan
-
3 Tahun Absen, Huawei Mate Comeback! Bagaimana Nasib Pura Series di Indonesia?
-
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
-
Huawei Mate 80 Pro Rilis di Indonesia, Kamera 50MP True-to-Colour dan Tahan Banting 20x