Suara.com - Pemerintah Provinsi Papua menegaskan bahwa lumpuhnya layanan telekomunikasi di beberapa wilayahnya disebabkan oleh putusnya kabel bawah laut dan bukan karena alasan lain, termasuk karena disengaja oleh pemerintah seperti yang dituding oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM).
"Sudah jelas ini jaringan putus, tidak ada spekulasi yang lain, jangan lagi mengembangkan hoaks sehingga suasana semakin sulit," kata Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Papua Muhammad Musaad di Jayapura, Rabu (5/5/2021).
Seperti diwartakan sebelumnya, jaringan telekomunikasi di sejumlah wilayah Papua lumpuh sejak Jumat malam (30/4/2021) hingga saat ini. Telkom mengatakan bahwa masalah itu dipicu oleh putusnya kabel bawah laut dekat daerah Sarmi.
Musaad mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pihak terkait, sehingga dapat memberikan pelayanan minimal ke masyarakat.
"Dengan koordinasi ini diharapkan kami bisa mengambil langkah-langkah demi kelancaran pelayanan ke depan," kata Musaad seperti dilansir dari Antara.
Dia menjelaskan pihaknya memberikan kesempatan kepada PT Telkom Papua untuk mengupayakan perbaikan yang maksimal sehingga jaringan telekomunikasi dapat kembali normal.
"Dengan kondisi jaringan seperti ini, diharapkan tidak mengendorkan semangat menciptakan suasana yang damai," ujarnya.
Sebelumnya juru bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat atau TPNPB - OPM Sebby Sambom menuding Jakarta sengaja memutus layanan telekomunikasi di Papua menjelang datangnya pasukan setan.
Pasukan Setan yang dimaksud Sebby adalah Batalyon Infanteri (Yonif) 315/Garuda yang bermarkas di Bogor, Jawa Barat. Mabes TNI rencananya akan mengerahkan pasukan berkekuatan 400 personel itu ke Papua dalam waktu dekat.
Baca Juga: Jubir OPM: Pemerintah Indonesia Sengaja Matikan Internet di Papua
Sebby menceritakan kalau pihaknya tidak bisa memantau pergerakan kawan-kawannya di sejumlah distrik karena tidak ada internet atau jaringan komunikasi lainnya. Kata dia, sudah lima hari komunikasi pihak TPNPB pusat dengan pasukan terputus.
"Lima hari pemerintah putuskan telekomunikasi," kata Sebby kepada Suara.com, Rabu.
Menurutnya, hal tersebut sengaja dilakukan pemerintah karena hendak mengirimkan 400 prajurit TNI yang tergabung dalam Pasukan Setan ke timur Indonesia. Pasukan Setan itu dikirimkan ke Papua untuk menyerbu pasukan TPNPB yang dinyatakan sebagai teroris
"Itu sengaja, karena TNI-Polri mau lakukan operasi militer yang masif," tuding Sebby.
Berita Terkait
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Dinilai Langkah Berani! Gibran Ajak Mahasiswa Ikut Kunker ke Papua demi Buka Ruang Dialog?
-
Gibran Rakabuming Gandeng Mahasiswa Pantau Langsung Tata Kelola MBG di Indonesia Timur
-
Benarkah Mama Sinta Diculik Pakai Pesawat? Pangdam Mandala Trikora Akhirnya Buka Suara
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Komitmen Kawal Percepatan Pembangunan KSPEAN Papua Selatan
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
7 HP 5G Murah Terbaik Juni 2026: Usung Chipset Kencang, Libas Game Berat
-
77 Kode Redeem FF Max Terbaru 21 Juni 2026: Klaim Evo Woodpecker dan Gloo Wall Football
-
5 Solar Panel Terbaik untuk Cadangan Daya Listrik di Rumah, Harga Mulai Rp18 Ribuan
-
Harga Redmi K90 Ultra Hampir Setara POCO X8 Pro Max, tapi 'Rasa Snapdragon'
-
Pre-Order GTA 6 Resmi Hadir Pekan Ini: Bocoran Harga dan Cuplikan Anyar Beredar
-
Spesifikasi Lenovo Aurora GH15: Headset Gaming Murah dengan Baterai 1000 mAh
-
Vivo X Fold 6 Beri 'Sinyal Bahaya' pada Galaxy Z Fold 8, Apa Saja Fiturnya?
-
Era Digital Banjiri Keinginan, Pengamat Ingatkan Pentingnya Mengelola Hasrat
-
5 HP Gaming Rp2 Jutaan dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo Menurut Review
-
Sony Luncurkan 1000X THE COLLEXION dengan Audio Premium dan Noise Cancelling Generasi Terbaru