Suara.com - WhatsApp membuat lebih mudah menghapus pesan otomatis setelah dikirimkan.
Aplikasi obrolan WhatsApp memperluas fitur "pesan menghilang" yang menghapus apa pun yang diposting ke kontak atau grup setelah satu minggu.
Diluncurkan tahun lalu, setelan saat ini hanya dapat diaktifkan pada obrolan individual.
Pengguna WhatsApp tidak diberi cara mengaktifkannya di semua obrolan sekaligus.
Sebagaimana melansir laman The Sun yang mengutip dari WaBetaInfo, Rabu (19/5/2021), WhatsApp melakukan pembaruan terhadap fitur tersebut baik untuk perangkat iOS ataupun Android.
Pakar teknologi menemukan fitur WhatsApp yang akan datang dengan menjelajahi kode versi "beta" awal aplikasi.
Dalam sebuah posting pada 15 Mei lalu, mereka mengungkapkan bahwa pengaturan baru akan memungkinkan kamu mengaktifkan pesan yang hilang di semua obrolan dan tidak terbatas obrolan individu, di masa mendatang.
"WhatsApp sekarang mengembangkan opsi baru yang secara otomatis akan mengaktifkan pesan yang hilang dalam obrolan baru," kata WABetaInfo.
"Saat mengaktifkan Mode Menghilang, obrolan baru akan dimulai dengan pesan menghilang aktif."
Baca Juga: Cara Menghemat Kuota Google Meet dan Zoom
WhatsApp telah mengizinkan kamu mengirim pesan menghilang yang hancur sendiri setelah tujuh hari sejak pembaruan pada November 2020.
Fitur ini secara otomatis menghapus teks yang dikirim ke kontak atau grup, berpotensi menyelamatkan kamu dari rasa malu.
Saat kamu mengaktifkan fitur pesan menghilang, pesan tersebut akan hilang setelah tujuh hari.
Meskipun begitu, pesan yang dikirim sebelum mengubah pengaturan tidak akan terpengaruh
Namun, kamu harus mengaktifkannya secara manual di pengaturan setiap kali kontak memulai obrolan baru dengan mu.
Setelah pembaruan di masa mendatang, sakelar dalam pengaturan akan menambahkan sakelar ke halaman pengaturan utama yang menerapkan fungsi menghilang ke semua obrolan mu.
Berita Terkait
-
Cara Menyetujui Kebijakan WhatsApp Terbaru
-
Tolak Aturan Baru WhatsApp, 11 Fitur Ini Tak Bisa Kamu Gunakan
-
Per Hari Ini WhatsApp Bikin Kamu Tersiksa Jika Belum Terima Kebijakan Baru
-
11 Fitur WhatsApp Ini Tak Bisa Dipakai Lagi Jika Anda Menolak Aturan Baru
-
Chat Pacar Pria Ini Terbuka saat Lebaran, Isinya Bikin Keluarga Auto Heboh
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN