Suara.com - Netflix dilaporkan mau mengembangkan industrinya ke sektor yang lebih luas. Diketahui platform tersebut akan segera masuk ke industri video game.
Mengutip IGN, Minggu (23/5/2021), kabar ini diungkap dari seorang narasumber anonim yang mengetahui situasi perusahaan.
Menurutnya, Netflix mau merekrut eksekutif baru yang memiliki pengalaman di industri game.
Nantinya, Netflix akan menghadirkan layanan games berbayar yang bisa diakses atau streaming game dari layanan tersebut.
Bisnis ini mirip dengan apa yang sudah dijalankan Apple Arcade.
Orang itu juga mengkonfirmasi bahwa game yang dihadirkan tidak akan menyertakan iklan di dalamnya.
Namun, belum diketahui apakah Netflix menjadi pihak pengembang game itu sendiri atau berkolaborasi dengan pengembang eksternal.
Menanggapi laporan tersebut, Juru Bicara Netflix mengatakan bahwa pihaknya menghargai variasi dan kualitas konten yang disajikan platform.
Oleh karenanya, perusahaan akan terus memperluas penawaran, mulai dari serial, dokumenter, film, hingga reality TV.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Film Indonesia yang Tayang di Netflix Jelang Lebaran
"Konsumen juga bisa menikmati konten kategori show interaktif seperti 'Bandersnatch' dan 'You v. Wild,' atau game lewat 'Stranger Things', 'La Casa de Papel', dan 'To All the Boys'. Jadi kami bersemangat untuk melakukan lebih banyak hal dengan hiburan interaktif," tambahnya.
Pada laporan keuangan perusahaan pada 2020 lalu, CEO Netflix Reed Hastings juga membahas keinginannya untuk terjun ke industri video game.
"Video game adalah area yang bagus dan menarik, ada banyak aspek dalam hal multiplayer yang berubah, esports yang berubah, hingga game berbasis PC," jelasnya.
Sebagaimana diketahui, Netflix memang agresif dalam mengejar lisensi video game setelah menghadirkan The Netflix.
Selanjutnya, Netflix akan menghadirkan konten yang mengadaptasi dari video game seperti Resident Evil: Infinite Darkness, Assassin's Creed, Sonic Prime, dan Cyberpunk: Edgerunners.
Berita Terkait
-
Video Game Baik Buat Kesehatan Mental? Begini Penjelasan Peneliti Oxford
-
Sssst... Cara Download Film Indonesia di Netflix
-
Studi Universitas Oxford Membuktikan Video Game Baik untuk Kesehatan Mental
-
Sinopsis Drama Korea Navillera, Pria 70 Tahun yang Ingin Jadi Balerino
-
Adakah Dampak Positif Bermain Video Game?
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
3 Rekomendasi HP di Bawah 5 Juta untuk Ngonten, Budget Terbatas Hasil Berkualitas
-
7 Tips Memilih HP di Bawah 5 Juta untuk Ngonten: Budget Terbatas, Hasil Pro!
-
3 Pilihan Tablet Samsung 5G Terbaik, Koneksi Kencang Tanpa Bergantung WiFi
-
realme P4 Series Meluncur 2 Juli, HP Gaming Baterai 8000mAh Paling Terjangkau dengan AI Gaming
-
Lenovo x FIFA World Cup 2026 Hadir di Indonesia, Luncurkan Laptop AI Edisi Terbatas
-
Vivo Y6a Resmi Rilis, Bawa Baterai Jumbo 7.200 mAh dan Spek Gahar
-
Cara Reset HP OPPO: Panduan Lengkap dan Aman untuk Semua Tipe
-
Keamanan Siber Jadi Prioritas Bisnis, ITSEC Asia dan BSSN Perkuat Kesiapan Organisasi
-
4 Trik Memperbaiki Kipas Angin Tidak Berputar Tanpa Bantuan Tukang Servis
-
Motorola Luncurkan Moto Pad 60 Series untuk Back to School, Harga Mulai Rp2 Jutaan