Suara.com - Flip, merupakan salah satu perusahaan teknologi finansial lokal yang memiliki fitur remitansi yang bernama Flip Globe.
Menurut Head of Business Development Flip, Wiena Brawijaya, Flip sebagai aplikasi yang dari sejak awal berdiri sangat customer centric, selalu berusaha memberikan kemudahan dan kenyamanan dalam melakukan transaksi finansial secara digital bagi para penggunanya.
"Dalam era digital yang 'menghilangkan' batas internasional maka Flip juga berusaha untuk dapat memenuhi kebutuhan pengguna dalam mengirimkan uang ke luar negeri dengan layanan yang mudah dan dapat dilakukan kapan saja, dimana saja, dan tentunya dengan biaya relatif lebih murah namun tetap dengan layanan terbaik dan tercepat,” jelasnya.
Fitur Flip Globe dapat membantu melakukan transfer uang ke 12 negara di dunia. Salah satu kemudahannya adalah biaya layanan murah, mulai dari Rp 45.000 untuk transfer uang ke luar negeri.
“Setiap bulan saya harus mengirimkan uang ke Malaysia untuk kerabat, namun sebelumnya saya merasa terbebankan karena biaya transfer yang cukup mahal dan membutuhkan waktu yang lama sekitar 10 hingga 24 jam kerja. Setelah saya menemukan Flip, kira-kira 20-30 menit saja uang saya sudah sampai ke kerabat saya dan biayanya hanya Rp 45.000 saja.” Ucap Dea, salah satu pegawai swasta di Jakarta.
Flip terus berusaha untuk menambahkan daftar negara baru. Seperti Jepang dan Turki yang baru saja bergabung dengan Flip.
Saat ini, pengguna Flip sudah dapat melakukan transfer ke Jepang dan Turki dengan biaya Rp 65.000.
Flip saat ini juga sudah memiliki lebih dari tiga juta pelanggan pada aplikasinya dan telah melakukan transfer uang sebanyak triliunan rupiah setiap bulannya.
Selain itu, Flip juga sudah memiliki lisensi dari Bank Indonesia yang membuat seluruh transaksi aman dan terpercaya.
Baca Juga: Cara Download Status WA, Mudah Tanpa Aplikasi Tambahan
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi