Suara.com - Krisis semikonduktor melanda global, berdampak pada tertundanya kelangkaan barang produksi dari industri teknologi hingga otomotif.
Hal ini juga berakibat pada naiknya harga perangkat elektronik di setiap sektor.
Menurut laporan Gizmochina, Senin (7/6/2021), beberapa market sudah mulai menyesuaikan harga akibat krisis ini.
Diketahui bahwa rata-rata harga laptop di China sudah naik 6,1 persen pada kuartal pertama 2021 dibanding kuartal sebelumnya.
Presiden Lenovo China, Liu Jun, juga menyebut bahwa industri PC diperkirakan terus mengalami kenaikan harga sepanjang tahun ini.
Peneliti IDC Jitesh Ubrani menambahkan bahwa pasar akan terus berjuang dalam menghadapi krisis komponen hingga masalah logistik.
Dua faktor tersebut juga disebut berkontribusi pada peningkatan harga jual rata-rata.
Salah satu perangkat yang menaikkan harga, yakni Huawei MateBook yang harganya naik sekitar 300-600 yuan atau Rp 668.000 sampai Rp 1,3 juta dari beberapa bulan.
Sementara produsen laptop seperti Acer, ASUS, dan Lenovo juga harus menaikkan harga produk karena kekurangan chip.
Statistik IDC juga mengungkapkan bahwa sudah lebih dari 30 perusahaan di industri semikonduktor, menyesuaikan harga produk mereka sejak kuartal kedua.
Baca Juga: Acer Peringatkan Krisis Chip Global Bisa Hambat Produksi Laptop hingga 2022
Kenaikan harga ini disebut ada di kisaran 10 hingga 30 persen.
"Kekurangan yang sedang berlangsung di industri semikonduktor hanya semakin memperpanjang kemampuan vendor untuk mengisi ulang inventaris dan memenuhi pesanan kepada pelanggan," kata Ryan Reith, IDC Program Vice President.
Meski dilanda krisis, pendapatan sektor semikonduktor diketahui tumbuh hingga 464 miliar dolar AS atau setara Rp 6.619 triliun tahun lalu.
Berita Terkait
-
Anti Ribet, Ini 5 Pilihan Produk Elektronik Masa Kini untuk Mengurus Rumah
-
Duh! Krisis Chip Global Makin Parah, Apple Terancam Rugi Rp 57,5 Triliun
-
Duh! Deretan Samsung Galaxy A Ini Kena Imbas Kelangkaan Chip
-
Awas! Apple Peringatkan iPad dan Mac Bakal Jadi Barang Langka
-
Transaksi di IEAE 2019 Ditargetkan Capai 1 Juta Dolar AS
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 11 Juni 2026: Trik Rahasia Dapat Ronaldinho 120 OVR
-
48 Kode Redeem FF Terbaru 11 Juni 2026: Siap-siap Bocoran Elite Pass Golden
-
Mobil Klasik Jadi Hadiah di Event Forza Horizon 6, Ada Tips Khususnya
-
6 HP 3 Jutaan Terbaik 2026 Gaming: Chip Kencang, Ada Pilihan David GadgetIn
-
XLSMART dan Komdigi Luncurkan DigiHer, Bidik 2,4 Juta Perempuan Indonesia Melek Digital pada 2026
-
Sedikit Bocoran Gameplay Resident Evil Veronica, Mirip RE 2 Remake
-
Asus ROG Tetapkan Standar Baru Handheld Gaming PC lewat Xbox Ally X20 Berlayar OLED
-
Kenapa Kualitas Kamera HP Terasa Menurun Seiring Berjalannya Waktu? Ini Penjelasannya
-
2 Rekomendasi HP Kamera Optical Zoom, Ketahui Bedanya dengan Digital Zoom
-
5 HP Midrange dengan Kamera Terbaik untuk Video Sinematik, Hasil Stabil dan Warna Dramatis