Suara.com - Pameran B2B (business to business) Indonesia International Electronics & Smart Appliance Expo 2019 (IEAE) menghadirkan produk eletronik terkini dari China, Indonesia, dan Malaysia.
Produk eletronik terkini yang dipamerkan antara lain Consumer Electronics, Mobile Phone & Accessories, Computer Network and Accessories, In-Car Electronics, Security Products&Smart Home, LED & Energy Saving Products, Home Appliances, Electronics Equipm ent & Components.
“Selama ini banyak pengusaha Indonesia yang mencari peluang berkunjung ke Guangdong sebagai provinsi yang menjadi zona ekonomi utama China dengan 9 kota industrinya. Kali ini, para pengusaha Guangdong, khususnya produsen produk elektronik dan turunannya, justru yang hadir di Indonesia untuk menjajaki kerjasama bisnis dengan pengusaha Indonesia,” ujar Jason Chen, General Manager Chaoyu Expo selaku penyelenggara pameran dalam keterangannya, Senin (30/9/2019).
Selain bertujuan untuk menjalin kerjasama bisnis, Chaoyu Expo juga menargetkan penjualan on-spot. Menurut Jason, setiap tahunnya, terjadi pertumbuhan transaksi selama pameran IEAE berlangsung.
“Selain target terciptanya kerjasama bisnis, IEAE 2019 juga melayani transaksi langsung dengan konsumen. Dua tahun sebelumnya, kami berhasil memperoleh transaksi sebesar 600 ribu dolar AS dan 800 ribu dolar AS. Tahun ini, transaksi di IEAE 2019 akan mencapai 1 juta dolar AS,” ucapnya.
Di tahun ketiga pameran yang digelar tahunan ini, Chaoyu Expo mencatat peningkatan signifikan dari berbagai sisi dibanding tahun 2018.
Pada tahun ini pameran menggunakan area seluas 12.000 m2, meningkat dari tahun lalu yang hanya 8.000 m2.
Perluasan area ini untuk mengakomodir peningkatan jumlah peserta yang meningkat 30%, dan jumlah stan yang meningkat 65% menjadi 413 stan pada tahun ini. Bila tahun lalu 25.000 jenis produk dipamerkan, tahun ini menjadi lebih dari 31.000 produk.
“Sejak kali pertama digelar, pameran IEAE memperlihatkan tren yang terus meningkat dilihat dari empat aspek yakni area pameran, jumlah peserta, jumlah dan kualitas pengunjung, dan terpenting penjualan dari para peserta. Secara bersamaan bisa dikatakan ini juga memperlihatkan pertumbuhan industri elektronik di Indonesia, dan secara khusus kepercayaan dunia elektronik baik dalam dan luar negeri kepada pameran IEAE,” jelas Jason Chen, General Manager Chaoyu Expo, selaku penyelenggara pameran.
Baca Juga: Curi Barang Elektronik dan Bobol ATM, 49 Warga Sulteng Ditangkap
Banyak merek terkenal dari China akan hadir pada IEAE 2019 seperti Remax, Shenzhen Shinyloam Electronics Co, Ltd, Shenzhen RoyStyle Technology Co. Ltd, Shenzhen Nito Power Source Technology Co. Ltd, ShenZhen Amaway Electronics Co. Ltd.
DongGuan WeiDaer Company Limited, DongGuan Unigarden Company Limited, Dongguan Guangda Industrial Corporation Limited, ShenZhen RenQing Excellent Investment Co. Ltd, Guangzhou Huge Circle Electronics Technology Co. Ltd.
Dongguan Jinhuanyu wire and cable Co. Ltd, Dongguan Jinjianyu wire and cable Co. Ltd, Guangzhou Xinzhisheng Electronics Trading Co. Ltd, Dongguan Zhike Intelligent Technology Co, Ltd, ShenzhenXinJinTai Trading Co. Ltd.
Shenzhen Chengyue Innovation Technology Co. Ltd, Jiangmen Geenwah Industri Co. Ltd, DongGuan Digi-in Digital Technology Co. Ltd, Dongguan Huahe Laser Technology Co. Ltd.
“Kami berkomitmen menjadikan IEAE sebagai pameran B2B paling profesional dan berpengaruh di Asia Tenggara,” jelas Jason Chen.
Dalam rangka untuk membawa lebih banyak peluang bisnis ke peserta pameran dan untuk meningkatkan interaksi antara pemain industri, penyelenggara IEAE 2019 telah meluncurkan serangkaian promosi komprehensif dan mengundang buyers, asosiasi, dan perusahaan elektronik ternama untuk dikunjungi.
Dengan digelarnya pameran yang ke-3 tahun 2019 ini Chaoyu Expo optimistis Industri elektronik akan berkembang berkelanjutan dan berperan dalam kemajuan perekonomian Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Danantara Baru Mau Jalankan 26 Proyek Hilirisasi Rp225 Triliun
-
Regulasi Nikotin Berpotensi Goyang Industri Hasil Tembakau, Petani Paling Terdampak
-
Skandal KUR Fiktif BNI Rp41 M, Kepala Cabang Iming-imingi Petani Dapat Bansos Agar Serahkan KTP-KK
-
Demi Rogoh Dividen EXCL, Emiten Sinarmas DSSA Akuisi Saham Pengendalinya Rp4 Triliun
-
Manajer Kopdes Merah Putih Ini Ungkap Sulit Saingi Indomaret, Pendapatan Kalah dari Warung Madura
-
Daftar Saham 'Paling Untung' saat IHSG Menguat Pada Sesi I Hari Ini
-
BPJS Kesehatan Perluas Akses JKN di Wilayah 3T melalui Viola dan BPJS Keliling
-
Kopdes Merah Putih Melawai Baru Raup Rp78 Ribu dalam 6 Bulan, Pengurus Belum Digaji
-
Prabowo Mau 800 BUMN Ditutup Tahun 2026, Bagaimana Nasib Asetnya?
-
Indonesia Bersiap Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Bisa Makin Melambung