Suara.com - Hampir semua orang tidak ingin berpapasan dengan orang yang memiliki hubungan dekat ketika menggunakan aplikasi kencan.
Hal ini diungkapkan dalam survei terbaru Tinder, salah satu aplikasi kencan favorit.
Diketahui bahwa 78 persen partisipan memilih untuk tidak melihat ataupun dilihat oleh orang-orang yang mereka kenal di dating app.
Selain itu, survei menyebutkan bahwa 40 persen pengguna menemukan kembali profil mantan pasangan mereka di aplikasi tersebut.
Sementara 24 persen lainnya mengaku pernah menemukan profil dari anggota keluarga ataupun teman kerja mereka.
Oleh karena itu, Tinder meluncurkan fitur baru yang memungkinkan pengguna untuk memblokir kontak orang yang dikenalnya langsung dari aplikasi.
Fitur ini diharapkan dapat mendorong untuk lebih percaya diri dalam menjalin hubungan baru tanpa harus merasa canggung akibat melihat orang yang dikenal.
"Kami mungkin tidak dapat menyelamatkan kamu dari situasi canggung saat berpapasan dengan orang yang kamu kenal di coffee shop, tapi kami dapat memberi kamu kendali yang lebih besar terhadap pengalaman kamu di Tinder," kata Bernadette Morgan selaku Group Product Manager, Trust, dan Safety Tinder lewat keterangannya, Selasa (8/6/2021).
Pengguna dapat mengakses Blokir Kontak melalui pengaturan profil (settings).
Baca Juga: Dorong Program Vaksin Covid-19, Inggris Gandeng Tinder dan Kawan-kawan
Selanjutnya, mereka dapat memasukkan kontak yang tidak ingin mereka lihat atau yang ingin mereka hindari di Tinder.
Kontak-kontak ini tidak akan ditampilkan sebagai potensi match walaupun sudah terdaftar di Tinder atau pun jika nantinya akan mengunduh Tinder dengan nomor yang sama.
Berdasarkan hasil uji coba di India, Korea Selatan, dan Jepang, pengguna yang memanfaatkan fitur Blokir Kontak ini sudah memblokir sekitar puluhan kontak di Tinder.
"Kami meluncurkan Blokir Kontak sebagai fitur tambahan demi menciptakan ruang yang memudahkan para pengguna untuk menjalin hubungan baru dengan nyaman," tambah Morgan.
Ada dua cara untuk memblokir kontak di Tinder. Pertama, pengguna bisa memblokir langsung dengan mengizinkan aplikasi untuk mengakses kontak.
Cara kedua, mereka bisa memblokir kontak secara manual apabila Tinder tidak diizinkan untuk mengakses kontak di smartphone.
Berita Terkait
-
Gunakan Aplikasi Kencan? Ini Cara Membuka Obrolan dengan Perempuan
-
Ogah Jadi Selingkuhan, Respons Wanita Ini Sukses Bikin Kicep Pria Beristri
-
Viral! Foto Iklan Biro Jodoh di Koran Jadul, Publik: Tinder Old Version
-
Diajak Kenalan Cewek di Situs Kencan, Ujungnya Malah Diancam Dipolisikan
-
Nenek Tiga Cucu Berburu Pria Umur 20-an
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
-
Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun
Terkini
-
55 Kode Redeem FF 8 Januari 2026: Cara Klaim Bundle Yuji Itadori Gratis
-
36 Kode Redeem FC Mobile 8 Januari 2026: Saatnya Panen Pemain MU dan Hadiah Update Kamis
-
Game GTA 6 Belum Sepenuhnya Selesai, Siap Hadirkan Peta Lebih Besar
-
67 Kode Redeem FF Terbaru 8 Januari 2026: Ada Gloo Wall HRK dan Bundle Mr Fiery
-
5 HP Murah RAM 8GB Terbaik untuk Live TikTok Lancar Tanpa Lag
-
Samsung Dorong Batas Imajinasi dengan TV 130 Inci Pertama di Dunia
-
Cara Cek HP Bekas yang Komponennya Sudah Diganti, Jangan Tertipu Bodi Mulus
-
30 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 8 Januari: Raih Kiper 113-115 dan Hadiah Bug
-
Game StarCraft Anyar Diprediksi Siap Bangkit, Mantan Petinggi Far Cry Terlibat?
-
Registrasi Kartu SIM Berbasis Biometrik, Mengapa Kemkomdigi Tak Boleh Serampangan?