Suara.com - Xiaomi memperkenalkan teknologi fast charging bernama HyperCharge 200W bulan lalu di China.
Charger atau pengisi daya ini memungkinkan baterai 4.000mAh bisa terisi penuh, hanya dalam waktu delapan menit.
Meski begitu, ada kekhawatiran terhadap teknologi charger paling kencang tersebut.
Beberapa orang meyakini bahwa perangkat dapat mengurangi ketahanan baterai.
Menanggapi rumor tersebut, Xiaomi akhirnya menjawab beberapa pertanyaan yang diajukan lewat sesi tanya jawab (QnA) di forum microblogging asal China, Weibo.
Mengutip Android Central, Minggu (13/6/2021), charger bisa menyebabkan pengurangan daya tahan baterai setelah 800 kali pengisian.
Artinya, jika baterai ponsel berkapasitas 5.000mAh, maka baterai bisa turun hingga 4.000mAh setelah dua tahun diisi dengan 200W.
Xiaomi mengklaim dampak HyperCharge 200W pada kesehatan baterai masih sesuai standar peraturan China.
Negara tersebut mengharuskan baterai smartphone untuk mempertahankan setidaknya 60 persen dari kapasitas setelah 400 kali di-charger.
Baca Juga: Bocor! Xiaomi Siap Merilis Flagship Baru, Dilengkapi UWB seperti di Samsung dan Apple
Selain Xiaomi, brand lain yang juga memiliki charger dengan kecepatan tinggi adalah Oppo.
Dengan Flash Charge 125W, charger ini bisa menurunkan 20 persen kapasitas baterai setelah diisi 800 kali.
Namun untuk charger 65W milik Oppo lainnya, perangkat ini hanya menurunkan kapasitas baterai 9 persen jauh lebih rendah setelah 800 kali dipakai.
Meski sudah punya charger 200W, Xiaomi masih belum menghadirkan ponsel yang mendukung fast charging dengan kecepatan tersebut.
Bahkan ponsel flagship mereka, Xiaomi Mi 10 Ultra dan Mi 11 Ultra, hanya mampu mendukung kecepatan pengisian 67W.
Di sisi lain, Xiaomi juga mau merilis ponsel flagship selanjutnya. Namun, belum diketahui apakah smartphone tersebut mendukung kecepatan charger hingga 200W seperti HyperCharge yang dirilis perusahaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara