Suara.com - Objek terbang misterius atau UFO diyakini bukan merupakan teknologi milik Amerika Serikat, Rusia, atau China. Karenanya publik diminta untuk membuka pikiran akan kemungkinan lain, termasuk soal akan adanya alien.
Hal ini disampaikan mantan Direktur Program Identifikasi Ancaman Luar Angkasa Departemen Pertahanan AS, Luis Elizondo jelang dibukanya laporan Pentagon terkait penampakan UFO ke publik pada akhir Juni ini. Diduga laporan itu akan disampaikan pada 25 Juni pekan depan.
Elizondo, dalam wawancara dengan surat kabar Washington Post pekan lalu juga mengatakan bahwa UFO merupakan ancaman serius terhadap keamanan nasional AS dan bahkan dunia.
"Ada beberapa insiden di negara ini, ketika UFO melanggar dan mematikan kemampuan nuklir kita," kata Elizondo, "Kami juga punya data bahwa di negara lain bahwa UFO telah mengganggu teknologi nuklir mereka dan menyalakannya."
Elizondo mengatakan bahwa ada tiga teori tentang UFO. Pertama, itu adalah teknologi milik Amerika Serikat. Kedua, UFO dikembangkan Rusia atau China. Ketiga, apa yang oleh Elizondo disebut sebagai sesuatu yang "sama sekali berbeda". Diduga teori ketiga ini adalah terkait alien.
Dalam percakapan dengan Washington Post itu Elizondo mengatakan teori pertama, bahwa UFO buatan AS atau perusahaan swasta Amerika, sangat kecil kemungkinannya. Ia mengatakan berdasarkan laporan yang akan dirilis pada pekan depan itu, telah dipastikan Amerika belum memiliki teknologi seperti yang dipamerkan oleh UFO-UFO selama ini.
"Kami yakin bahwa kita sedang berhadapan dengan teknologi yang berada beberapa generasi di depan. Sudah berada di depan teknologi yang saat ini kita anggap sebagai next generation technology," jelas Elizondo.
"Teknologi yang berada antara 50 sampai 1000 tahun di depan kita," ujar dia.
Sementara soal teori kedua, ia juga sangat pesimistis. Menurutnya setelah runtuhnya Tembok Berlin, AS dan Rusia mengalami periode romantis ketika kedua negara saling berbagi informasi intelijen. Dari pertukaran informasi itu diketahui Rusia atau Uni Soviet juga kebingungan berhadapan dengan UFO.
Baca Juga: Peringatan Ahli Fisika: Kontak dengan Alien Bisa Akhiri Kehidupan Bumi
Sementara untuk China, Elizondo mengatakan juga tak masuk akal. Laporan tentang UFO sudah ada sejak 1950an bahkan sebelumnya dan ketika itu China bahkan belum memiliki kemampuan mengembangkan teknologi seperti saat ini.
"Faktanya China adalah negara yang menghabiskan banyak waktu mencuri teknologi kita," tegas dia.
Sementara soal teori terakhir, Elizondo menanggapinya dengan hati-hati. Ia mengatakan saat ini belum ada bukti akan keberadaan alien, tetapi menurutnya penting bagi publik untuk terbuka atas semua kemungkinan.
"Jika kita sadar bahwa 99 persen alam semesta belum bisa kita inderai, maka ada banyak kemungkinan di sana. UFO mungkin bukan sesuatu dari luar angkasa. Mungkin ia sesuatu yang sangat alamiah seperti kita sendiri di Bumi dan kita saat ini baru mampu untuk menginderai mereka serta mengumpulkan data terkait mereka," beber Elizondo.
Pada 25 Juni mendatang pemerintah AS diyakini akan untuk pertama kalinya dalam sejarah membuka laporan terkait UFO ke publik. Laporan itu rencananya akan disampaikan di DPR AS. Laporan ini merupakan bagian dari regulasi baru yang dibuat dan disahkan pada era Presiden Donald Trump.
Berita Terkait
-
Review Film The 5th Wave: Chloe Grace Moretz dan Invasi Alien dari Mata Remaja
-
Sinopsis Disclosure Day: Film Alien Terbaru Steven Spielberg Siap Guncang Bioskop 2026
-
Astronom Temukan Sinyal Radio dari Komet 3I/ATLAS, Tapi Bukan dari Alien
-
Bukan Alien, Ini Penjelasan Ilmiah di Balik Sinyal Radio dari Komet 3I/ATLAS
-
Suka Film-Film Sains Fiksi, Joko Anwar Terinspirasi dari Pengalaman Lihat UFO Saat Kecil
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
Terkini
-
4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
-
Spesifikasi Up Phone, HP Buatan Indonesia yang Desainnya Mirip iPhone
-
5 HP Rp2 Jutaan Kamera Terbaik 2026 untuk Konten Kreator
-
Cara Membuat Subtitle Otomatis di CapCut untuk Video TikTok dan Instagram
-
Apa Perbedaan iPad Air dari iPad Pro? Ini 5 Rekomendasi Terbaik
-
Daftar Harga iPhone Januari 2026, Benarkah Lebih Mahal?
-
5 HP Murah di Bawah Rp1 Juta yang Masih Layak Pakai di 2026
-
5 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Terbaik 2026, Fleksibel untuk Pelajar dan Pekerja
-
5 HP Rp2 Jutaan RAM 8 GB Terbaik 2026, Memori Lega untuk Multitasking
-
26 Kode Redeem FC Mobile Minggu 11 Januari 2026: Prediksi OVR 117 dan Bocoran Event Cerita Bangsa