Suara.com - Yahoo Mobile, layanan telepon seluler yang menggunakan jaringan Verizon, akhirnya resmi ditutup setelah diluncurkan pada Maret tahun lalu.
Pengguna layanan ini disarankan untuk beralih ke layanan Visible yang juga masih milik Verizon.
Mengutip XDA Developers, Senin (21/6/2021), pengguna Yahoo Mobile saat ini masih bisa menggunakan layanan, untuk tagihan dan dapat memperbaruinya selama sebulan ke depan.
Namun, layanan Yahoo Mobile akan dihentikan sepenuhnya pada 31 Agustus 2021.
Sebelum benar-benar dimatikan, kamu masih dapat meminta nomor mereka untuk ditransfer ke operator lain dengan masuk ke situs YahooMobile.com atau aplikasi Yahoo Mobile.
Layanan Yahoo Mobile sendiri merupakan versi rebranded dari Visible, salah satu layanan yang dimiliki Verizon.
Penutupan Yahoo Mobile tidak mengherankan karena layanan tersebut tidak menawarkan inovasi apapun seperti yang dilakukan Visible sebelumnya.
Verizon sendiri merupakan perusahaan telekomunikasi asal Amerika Serikat.
Pada 2016, mereka mengakuisisi Yahoo seharga 4,83 miliar dolar AS atau sekitar Rp 69,9 triliun.
Baca Juga: Verizon Resmi Lepas Yahoo Senilai Rp 72 Triliun
Selanjutnya pada Maret 2020, Verizon meluncurkan Yahoo Mobile dengan beberapa layanan seperti paket internet, SMS, dan unlimited 4G seharga 40 dolar AS atau Rp 579.000 per bulan.
Kemudian bulan lalu, Verizon resmi menjual semua perusahaan yang ada di bawah naungannya, termasuk Yahoo, ke Apollo Global Management.
Penutupan layanan ini juga menjadi imbas dari peralihan kepemilikan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?