Suara.com - Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI), Kementerian Komunikasi dan Informatika, menyatakan proyek satelit multifungsi Satria-1 saat ini sudah memasuki tahapan konstruksi.
"Sudah mencapai pemenuhan pembiayaan (financial close) pada 31 Maret 2021, saat ini dalam proses konstruksi," kata Direktur Infrastruktur BAKTI, Bambang Nugroho, saat acara virtual, Selasa.
Pembangunan SATRIA-1 menggunakan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), dengan konsorsium Pasifik Satelit Nusantara sebagai pemenang tender.
Konstruksi satelit multifungsi tersebut dibangun setelah menandatangani Preliminary Working Agreement atau Perjanjian Pendahuluan antara badan usaha pelaksana, PT Satelit Nusantara Tiga, bagian dari konsorsium, dan pabrikan satelit Thales Alenia Space yang berada di Prancis
Konstruksi saat ini berada di angka 11,5 persen, menurut Bambang, antara lain pertemuan dengan Thales Alenia Space, tinjauan payload system requirement dan service and communications module equipment qualification status review (EQSR).
BAKTI juga sudah bertemu dengan SpaceX, penyedia roket yang akan meluncurkan satelit SATRIA-1 ke orbit.
Pembangunan SATRIA-1, merujuk pada jadwal proyek ini, akan berlangsung hingga 2023 nanti, atau sekitar dua tahun lagi. Pemerintah menjadwalkan satelit ini bisa diluncurkan pada kuartal ketiga 2023 dan bisa beroperasi di akhir tahun tersebut.
Struktur pembiayaan satelit terdiri dari porsi ekuitas (22 persen) senilai 114 juta dolar Amerika Serikat atau setara Rp1,61 triliun dan porsi pinjaman (78 persen) senilai 431 juta dolar AS atau Rp6,07 triliun.
Porsi pinjaman berasal dari sindikasi Bank Kredit Ekspor Prancis (BPI France) dan dukungan antara lain HSBC Continental Europe, Banco Santander dan The Korea Development Bank.
Baca Juga: HSBC Ikut Biayai Proyek Satelit Satria
Direktur Utama PT Pasifik Satelit Nusantara, Adi Rahman Adiwoso, dalam acara yang sama menyatakan Agustus mendatang, mereka akan memulai pembangunan stasiun di bumi untuk mengontrol satelit.
Pada April lalu, pemerintah Indonesia berhasil mendapatkan slot orbit 146 Bujur Timur yang akan digunakan SATRIA-1 nanti, setelah mengajukan proposal permohonan perpanjangan masa laku penggunaan filing PSN-146E kepada Radio Regulations Board (RBB), International Telecommunication Union (ITU).
Berita Terkait
-
Ikrar Nusa Bakti Sindir Militer: Merasa Dirinya Bukan Dibentuk Oleh Negara
-
Feri Amsari Akui Ada 'Niat Jahat', Abu Janda di Backstage: Santai Bang Itu Cuma Performa Doang
-
Pendidikan Abu Janda yang Maki-Maki Akademisi dan Mantan Dubes RI di TV, Ternyata Lulusan Inggris
-
Detik-Detik Abu Janda Ngamuk saat Debat Soal Amerika, Maki Dubes RI Ikrar Nusa Bakti: Jagoan Gue!
-
Dinas Bina Marga DKI Bersihkan Koridor 13 Transjakarta dan Perbaiki Jalan Berlubang
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Hafalan Shalat Delisa: Novel Tere Liye tentang Tsunami Aceh dan Keikhlasan
-
Polres Sukabumi Kota Sita 159 Botol Miras Ilegal, Tiga Penjual Terjaring Razia
-
Hampir 'Terjebak' Gratifikasi, Purbaya Sempat Diming-Imingi Diskon Harley-Davidson
-
Hasil Inter vs Milan Tanpa Pemenang, Cristian Chivu Santai: Hasil Tak Penting
-
Lama Mandek, Pemerintah Klaim Kawasan Industri Madura Didukung Investor China
-
Israel Dituding Jadikan Perang Timur Tengah Jadi Konflik Agama
-
Ada 2 Pembalap Indonesia di Mandalika 2026! Ini Update Terbaru Penjualan Tiket MotoGP
-
KPK Pertanyakan Selisih Uang yang Dikembalikan Menhut Raja Juli, ke Mana Sisanya?
-
5 Cara Memakai Sunscreen Spray yang Benar, Bukan Asal Semprot
-
Polisi Selidiki Temuan Senjata Api dan Airsoft Gun di Yayasan Sekolah Swasta Jaksel