Suara.com - Istri mendiang John McAfee bersikeras bahwa pimpinan perusahaan antivirus itu tidak bunuh diri.
Pendapat ini muncul karena dirinya sangat yakin John McAfee akan dijebak, dari tato lengan raksasa bertuliskan "$ WHACKD".
"Kata-kata terakhirnya kepada saya adalah 'Aku mencintaimu dan aku akan meneleponmu di malam hari,'" Janice McAfee (38).
"Kata-kata itu bukan kata-kata seseorang yang ingin bunuh diri," katanya.
Dia menuntut dilakukannya penyelidikan menyeluruh atas kematian suaminya yang berusia 75 tahun, saat dia menunggu ekstradisi ke AS atas tuduhan penipuan pajak.
Hanya tiga hari sebelum kematian McAfee, istri mendiang menuduh pemerintah AS menginginkan pengusaha perangkat lunak itu untuk "mati di penjara".
Menurutnya, itu untuk menjadi contoh dia karena berbicara menentang korupsi di dalam lembaga pemerintah mereka.
John McAfee sempat secara terang-terangan menginformasikan tentang ketakutan konspirasinya pada November 2019.
Dia men-tweet foto tato lengannya dan memprediksi bahwa dia bisa dibunuh dan itu akan dibuat terlihat seperti bunuh diri.
Baca Juga: Ditemukan Tewas Bunuh Diri di Penjara, Cuitan John McAfee Ini Jadi Sorotan
“Mendapat pesan halus dari pejabat AS yang mengatakan, pada dasarnya: 'Kami datang untuk Anda McAfee! Kami akan bunuh diri,'” tweetnya saat itu, tiga bulan setelah bunuh diri sel penjara Jeffrey Epstein.
“Saya mendapat tato hari ini untuk berjaga-jaga. Jika saya bunuh diri, saya tidak melakukannya. Saya dipukul," tulisnya.
Pejabat Spanyol bersikeras tidak ada tanda-tanda pelanggaran dalam kematiannya, meskipun hasil otopsi bisa memakan waktu "berhari-hari atau berminggu-minggu."
“Kami sudah memiliki rencana tindakan untuk mengajukan banding atas keputusan itu,” jandanya bersikeras tentang keputusan itu.
"Saya menyalahkan pihak berwenang AS atas tragedi ini: Karena tuduhan bermotif politik terhadapnya, suami saya sekarang sudah meninggal," katanya.
“Meskipun dia lahir di Inggris, Amerika adalah rumahnya,” kata Janice McAfee.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Dari Alicia Keys Hingga God of War: Ini Teknologi Audio Immersive yang Digunakan Para Maestro
-
Tips Libur Lebaran 2026 Makin Seru: Andalkan Redmi Note 15 Series, Anti Gagal Bikin Konten!
-
Vivo Y21 5G dan Y11 5G Resmi Meluncur, Baterai 6500mAh Tahan 5 Tahun dan Layar 120Hz Jadi Andalan
-
Harga DDR4 Melejit 8,8 Kali Lipat di 2026, Dampak Peralihan Industri ke AI Mulai Terasa
-
Terpopuler: 6 HP Murah Sekelas Redmi 15, Update Harga HP Xiaomi di 2026
-
6 HP Murah Alternatif Redmi 15, Punya Baterai Jumbo dan Fitur Lengkap
-
6 Pilihan Tablet Murah Paling Kencang untuk Kerja di 2026
-
Harga Vivo X300 Ultra Terbaru 2026, Ini Spesifikasi Lengkap dan Jadwal Rilisnya
-
Bocoran iQOO Neo 11 Pro dan Pro Plus Muncul, Bawa Layar OLED 2K 165Hz dan Baterai 8.000mAh
-
Xiaomi Resmi Hentikan MIUI Selamanya, Digantikan HyperOS, Lebih Canggih dan Terhubung