Suara.com - Tokopedia berkomitmen mewujudkan target yang dipatok Presiden Joko Widodo untuk Indonesia pada 2035, di mana negara membutuhkan sembilan juta talenta digital nasional.
Komitmen ini mendorong Tokopedia berencana menyelenggarakan acara START Summit 2021 pada 3 Juli mendatang.
Menurut CTO & SVP of Engineering Tokopedia, Herman Widjaja, Indonesia adalah negara dengan populasi keempat terbesar di dunia.
Negara-negara lain seperti Amerika hingga China telah full digital dan sekarang saatnya bagi Indonesia untuk menyusul.
"Hal terpenting adalah talentanya yang harus dilatih. Kami bisa membantu Indonesia untuk membangun sembilan juta talenta digital seperti yang diinginkan bapak presiden," katanya, dalam acara virtual, Rabu (30/6/2021).
Sebelumnya, pada November 2020, Presiden Jokowi mengatakan bahwa Indonesia memerlukan lebih banyak software developer, product designer, dan dukungan content creator.
Untuk itu, Tokopedia memiliki tiga tujuan dalam menyelenggarakan START Summit 2021.
Hal itu mencakup mendorong kemajuan talenta digital Indonesia melalui kolaborasi dengan mitra strategis, memberikan ruang seluas-luasnya kepada talenta digital untuk menghasilkan inovasi terbaik bagi masyarakat, dan membantu pemulihan ekonomi yang saat ini terdampak pandemi.
Konferensi virtual satu hari itu mengusung tema Transforming Indonesia Through Technology untuk memberdayakan, menghubungkan, serta terus mengembangkan potensi talenta digital Indonesia yang turut andil dalam revolusi teknologi.
Baca Juga: Bank Digital Pacu Pertumbuhan Ekonomi Tanah Air
Siapa pun dapat mengikutinya melalui saluran YouTube resmi Tokopedia, Tokopedia Play, dan Tokopedia Academy.
Menurut Herman, akan hadir 28 pembicara ahli, 11 pembicara utama, tiga networking room, dan 15 sesi panel yang akan mengulas tentang teknologi maupun bisnis.
"Tokopedia berharap bisa menjadi jembatan penghubung bagi berbagai pihak dan bersama-sama membangun teknologi serta talenta digital di Indonesia," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Menteri Erick Thohir Buka Peluang BUMN Masuk ke Ekosistem Mata Uang Digital
-
Migrasi TV Analog ke Digital di Banda Aceh Berlaku 17 Agustus
-
Tips Pola Asuh Digital Bagi Orangtua Agar Anak Tak Kecanduan Ponsel
-
Mentah-mentah! Tokopedia Bantah Tudingan Megawati Tak Pro UMKM
-
TADEX, Tanah Air Digital Exchange untuk Kedaulatan Digital Indonesia
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
65 Kode Redeem FF Terbaru 12 Januari 2026: Raih Skin SG2, Scar Megalodon, dan Sports Car
-
Poster Vivo X200T Terungkap: Bawa Kamera Zeiss, Andalkan Chip Kencang MediaTek
-
7 HP Murah Chip Kencang dengan Memori 256 GB Januari 2026, Harga Mulai 1 Jutaan!
-
Update Bracket Swiss Stage M7: AE Butuh 1 Kemenangan, ONIC Masih Berjuang
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
CES 2026: LG Perkenalkan AI in Action, AI Nyata Untuk Rumah Sampai Kendaraan
-
Honor Siapkan HP Murah Baterai 10.000 mAh, Usung Layar 1.5K dan Chip Snapdragon
-
46 Kode Redeem FF Terbaru Aktif Januari 2026, Sambut Event Jujutsu Kaisen
-
Spesifikasi TheoTown: Game Viral Bangun Kota, Simulasi Jadi Pejabat Semena-mena
-
Baldur's Gate 3 Tak Tersedia di Nintendo Switch 2, Developer Ungkap Alasannya