Suara.com - Pesan spam bisa sangat menjengkelkan, baik berupa pemberitahuan atau berbagai penawaran yang tidak diinginkan.
Jangan khawatir, dilansir laman The Verge, Senin (5/7/2021), ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk memblokir pesan spam yang kamu diterima baik di iPhone ataupun di ponsel Androidmu.
Sayangnya, tidak ada yang mutlak dalam mencegah spam teks. Tapi setidaknya ada beberapa cara meminimalkan jumlah pesan spam yang masuk.
Jangan Menjawab
Daftar teratas adalah jangan pernah membalas pesan spam dan jangan pernah mengeklik tautan di dalamnya.
Meskipun sederhana, tapi masih saja ada orang yang membalas pesan spam dengan berbagai alasan.
Gunakan Filter Spam di Ponselmu
Ponsel Android dan iPhone memiliki fitur pemfilteran spam yang dapat diaktifkan.
Ponsel Android
Baca Juga: Cara Blokir SMS Pinjaman Online atau Spam di Android dan iPhone
- Buka aplikasi Pesan
- Klik titik tiga di pojok kanan atas
- Pilih “Pengaturan” > “Perlindungan spam”
- Pastikan "Aktifkan perlindungan spam" diaktifkan
- Jika ingin melihat nomor apa yang telah ditandai sebagai spam, buka “Pengaturan” > “Spam & diblokir”.
iPhone
Pemblokiran spam Apple sedikit lebih mudah dibandingkan pada Android.
Cukup dengan blokir nomor telepon yang belum disimpan di daftar kontak dan belum pernah dihubungi sebelumnya.
- Buka aplikasi Pengaturan
- Gulir ke bawah dan pilih “Pesan” > “Tidak Dikenal & Spam”
- Aktifkan "Filter Pengirim Tidak Dikenal"
Gunakan Layanan Pencegahan Spam Pihak Ketiga
Jika benar-benar frustrasi dengan semua cara di atas tidak berhasil, kamu dapat mencoba menggunakan layanan anti-spam pihak ketiga.
Sayangnya, layanan ini tidak gratis. Misalnya, RoboKiller berharga 4,99 dolar AS per bulan atau 39,99 dolar AS setahun setelah uji coba tujuh hari, sementara Nomorobo berharga 1,99 dolar AS per bulan per perangkat setelah uji coba 14 hari.
Jika memutuskan memerlukan layanan pihak ketiga, kamu dapat menggunakan uji coba terlebih dahulu sebelum benar-benar dipilih. untuk melihat apakah itu bekerja untuk Anda sebelum melakukan sendiri.
Tag
Berita Terkait
-
Sumber Telepon Spam Utama Indonesia: Sektor Finansial dan Operator Seluler
-
Indonesia Rajai Jumlah Telepon Spam di Asia
-
Waduh! Indonesia Disebut Jadi Negara Penerima Spam Terbanyak di Asia
-
Kasus Suap Proyek Air Minum, KPK Tahan Eks Anggota BPK Rizal Djalil
-
Suap Proyek Air Minum, Politikus PAN Dipo Ilham dan Hakim Ida Diperiksa KPK
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Komdigi Ungkap Modus Baru Judi Online 2026, Spam Bot di Instagram hingga TikTok Naik 128 Persen
-
7 HP Murah untuk Live Streaming TikTok dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo
-
5 HP 5G Termurah dengan RAM hingga 8 GB, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Tak Takut Listrik Padam, Chest Freezer Ini Punya Teknologi Menjaga Makanan Beku hingga 150 Jam
-
5 HP Midrange dengan Kamera Rasa Flagship, Resolusi Tinggi Didukung OIS dan Baterai Badak
-
Riset : Bahaya Pelecehan Digital di Asia Pasifik, Lebih dari Separuh Korban Alami Trauma
-
4 Tablet Murah dengan Fitur Palm Rejection, Menggambar dan Mencatat Lebih Rapi
-
Dampak Krisis Memori Global, Apple Terpaksa Menaikkan Harga MacBook dan iPad
-
Sikap Google Terhadap RUU Hak Cipta : Berisiko Hambat AI dan Ekonomi Digital Indonesia
-
8 HP Fast Charging Termurah 2026, Isi Daya Ngebut Mulai Rp1 Jutaan