Menurut penulis, kasus yang disorot Stamos hanya yang diketahui perusahaan. Masih ada ratusan lainnya yang di bawah radar.
Buku itu mengungkapkan Mark Zuckerberg 'terkejut' dan mempertanyakan mengapa tidak ada yang dilakukan lebih cepat, membuat perubahan 'prioritas utama'.
Namun, seperti yang diungkapkan buku tersebut, penyalahgunaan data dimungkinkan karena sistem ini dirancang terbuka bagi semua karyawan.
Keterbukaan ini adalah sesuatu yang ditanamkan di perusahaan sejak awal tetapi, pada tahun 2015, tenaga kerja telah tumbuh menjadi beberapa ribu.
Seorang karyawan lama memberi tahu penulis bahwa perubahan penggunaan data telah diusulkan di masa lalu tetapi tidak berhasil.
Facebook mengatakan kepada DailyMail.com, Rabu (14/7/2021) bahwa mereka memiliki pendekatan tanpa toleransi terhadap karyawan yang ditemukan mengakses data pengguna untuk tujuan non-bisnis.
"Kami selalu memiliki toleransi nol untuk penyalahgunaan dan telah memecat setiap karyawan yang pernah ditemukan mengakses data secara tidak benar," kata seorang juru bicara.
Frenkel dan Kang keduanya jurnalis untuk New York Times, masing-masing meliput keamanan siber, serta teknologi dan kebijakan regulasi.
Penulis mengatakan mereka melakukan lebih dari 1.000 jam wawancara dengan eksekutif, karyawan saat ini dan mantan, anggota keluarga, teman, teman sekelas, investor, penasihat, dan lainnya dengan pengetahuan tentang raksasa media sosial untuk buku tersebut.
Baca Juga: Cek Fakta: Benarkah Berita Viral Pria Tewas Usai Makan Durian Setelah Divaksin?
Berita Terkait
-
Teknologi AR Panggilan Video Facebook Sulap Kamu Jadi Karakter Harry Potter
-
Selamat Datang di Zuckerville! Facebook Kembangkan Kota Mandiri
-
Social Media Marketing, Jurus Jitu Bikin Bisnis Kamu Laku!
-
Akunnya Diblokir, Donald Trump Gugat Facebook, Twitter, dan Google
-
Daftar 9 Aplikasi Android yang Bisa Curi Password Facebook
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
AS Bunuh Ali Khamenei, Menteri Olahraga Iran: Kami Mundur dari Piala Dunia 2026
-
Angkasa Pura: Penerbangan Umrah Dihentikan Imbas Perang di Timur Tengah
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
Terkini
-
4 Rekomendasi HP Gaming RAM 8 GB Paling Murah, Push Rank Lancar Dompet Aman
-
Honor Bersiap Rilis HP Murah dan Flagship Anyar, Usung Baterai 8.000-10.000 mAh
-
iQOO Z11x Debut di India dengan Dimensity 7400 Turbo, Lanjut Masuk ke Indonesia
-
Rekor MURI! 1.147 Driver Gojek Bersihkan 147 Masjid Serentak di 14 Kota saat Ramadan
-
Spesifikasi Realme 16 5G: HP Midrange Berdesain Futuristik dengan Baterai 7.000 mAh
-
Game Pokemon Pokopia Sukses, Saham Nintendo Langsung Melesat 17 Persen
-
Teaser Beredar, Xiaomi Book Pro 14 Usung Bodi Super Ringan dan Prosesor Kencang
-
Intel Core Ultra 200S Plus Series Resmi Diluncurkan, Diklaim Jadi Prosesor Gaming Desktop Tercepat
-
4 HP Vivo RAM Besar Memori 256 GB Termurah, Multitasking Lancar Jaya
-
Dibanderol Harga Miring, Performa Apple MacBook Neo Lebih Lambat dari iPhone Murah