Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika pada pekan ini mengumumkan membuka pendaftaran untuk program Startup Studio Batch 3 mulai bulan Juli ini.
Program Startup Studio Indonesia bertujuan untuk mendukung ekosistem startup nasional yang lebih berdaya saing tinggi, memberikan pemerataan akses terhadap pengetahuan, kompetensi dan jejaring kepada early-stage startup di seluruh Indonesia.
"Kami sangat berharap semakin banyak startup di daerah yang ikut berpartisipasi di batch 3 ini agar semakin banyak pemuda-pemudi daerah yang tampil di level nasional," kata Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan, dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (16/7/2021).
Startup Studio Indonesia menargetkan para pelaku bisnis perusahaan rintisan untuk bisa mendapatkan akses ke sumber daya yang berkualitas demi pengembangan bisnis.
Pendaftaran gelombang tiga ini dibuka mulai 15 Juli hingga 15 Agustus, untuk startup yang berada di tahap pendanaan bootstrap, angel round, pre-seed, seed, pre-series A dan series A.
Kominfo mengutamakan startup yang bergerak di enam sektor yaitu pendidikan, kesehatan, maritim, agrikultur, pariwisata dan logistik.
Program ini juga terbuka untuk startup yang sudah memiliki traction minimal tiga hinggal enam bulan, sudah melalui ideation staage dan telah melakukan validasi pengguna.
Kominfo menetapkan sejumlah syarat administrasi antara lain startup sudah berbadan hukum dan para pendiri bekerja penuh waktu di perusahaan tersebut. Startup juga harus bisa menunjukan potensi menuju market fit dengan melihat grafik traction active users dan retention rate.
Startup juga diminta menunjukkan kemampuan scale up dan memiliki path to scalability dan profitability.
Baca Juga: Kominfo Upayakan Subsidi Set Top Box Agar Masyarakat Tak Mampu Bisa Akses TV Digital
Program Startup Studio Indonesia mengusung tema "More Brainstorming, Less Classes". Setelah melalui seleksi, Kominfo akan mengumumkan 15 peserta terpilih pada 8 September.
Para pendiri startup kemudian akan mengikuti pelatihan dan bimbingan oleh lebih dari 60 mentor yang terdiri dari praktisi startup di berbagai sektor bisnis. [Antara]
Berita Terkait
-
Quantum Accelerator Pertama di Singapura Resmi Diluncurkan, Startup Indonesia Masuk Daftar
-
Tarif KOL Capai Rp 150 Juta, Startup Ini Pilih Bayar Konsumen Biasa
-
Startup Singapura Luncurkan Platform AI untuk UMKM Indonesia, Bantu Brand Kuasai Pencarian Google
-
Banyak Inovasi Mahasiswa Mandek di Kampus, Ini Caranya Supaya Bisa Jadi Bisnis
-
Aurora Ventures Diluncurkan, Dukung Startup Perempuan di Negara Berkembang
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan
-
Perempuan Belanda Ini Kritik Pedas Pemain Keturunan Indonesia, Ada Apa?
-
Dari Paskibraka hingga Penerjun, Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT RI di Hambalang
-
PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas
-
Bukan Klaim! KPK Punya Bukti Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Tak Hanya Muara Enim! KPK Temukan Pola Lobi BPK Demi WTP di PALI dan Empat Lawang
-
Kuota Internet Tak Lagi Hangus, Siapa yang Harus Menanggung Beban Biaya dan Kapasitas Jaringan?
-
Senjata Canggih Tak Cukup Jaga Kedaulatan RI! Ada 3 Hal yang Wajib Diperkuat Prabowo
-
Pelabuhan Diminta Seaman Bandara, DPR Dorong Pemisahan Kapal Barang dan Penumpang
-
BRI Sediakan Fasilitas Cicilan 0 Persen Hingga 12 Bulan di AZKO