Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menyorot tiga isu terkait berita keliru yang beredar di media sosial.
Adapun isu yang beredar mulai dari hoaks dan disinformasi Covid-19, vaksin, hingga Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.
Terkait hoaks dan disinformasi Covid-19, sepanjang 23 Januari 2020 hingga 18 Juli 2021, telah ditemukan 1.763 isu hoaks.
Semua itu tersebar ke dalam 3.817 postingan media sosial, di mana 3.356 postingan di antaranya telah diturunkan atau di-take down.
Beragam temuan tersebut ditindaklanjuti dengan penegakkan hukum Sebanyak 767 kasus yang dilakukan sampai dengan 15 Juli 2021 lalu.
Terkait vaksin Covid-19, sepanjang 4 Oktober 2020 hingga 18 Juli 2021 telah ditemukan 252 isu hoaks pada 1.850 postingan media sosial, di mana seluruhnya telah ditangani atau di-take down.
Rinciannya, hoaks menyangkut isu seperti vaksin yang menyebabkan gelombang radiasi elektromagnetik, vaksin menyebabkan kematian, dan informasi keliru yang menyatakan bahwa penyebaran Covid-19 varian Delta disebabkan karena vaksinasi.
Kemudian untuk isu PPKM Darurat, Kemkominfo menemukan sepanjang 4-18 Juli 2021 sebanyak 25 isu hoaks PPKM Darurat pada 209 postingan media sosial, di mana 136 postingan di antaranya telah ditangani atau di-takedown.
Temuan isu hoaks ini utamanya menyangkut informasi keliru tentang penolakan PPKM Darurat di berbagai daerah serta pemahaman yang salah mengenai perpanjangan PPKM Darurat.
Baca Juga: Menkominfo Minta Media Sosial Aktif Cegah Peredaran Hoaks Covid-19
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyatakan, penanganan hoaks juga terus dilakukan.
"Diperlukan juga dukungan yang besar dari platform media sosial untuk proaktif menangani hoaks dan secara agresif mendorong literasi digital di masyarakat," ujar Plate dalam siaran pers, Senin (19/7/2021).
Lebih lanjut, ia menganjurkan masyarakat dapat memanfaatkan kanal-kanal informasi untuk melakukan pemeriksaan hoaks secara mandiri dan melakukan pengaduan konten hoaks melalui kanal aduan yang tersedia.
Saat ini, berbagai kanal telah diaktifkan sebagai bagian dari upaya mengatasi infodemi Covid-19, di antaranya yakni kanal pemeriksaan fakta klarifikasi hoaks (hoax debunking) mandiri seperti melalui s.id/infovaksin dan s.id/datacovid19id.
"Masyarakat juga dapat mengadukan konten yang dinilai mengandung informasi yang tidak tepat melalui kanal-kanal seperti salah satunya melalui aduankonten.id," jelas Plate.
Berita Terkait
-
Soal Hoaks Ambulans, Relawan SONJO Bagikan Pengalaman
-
Viral Video Hoaks Kerusuhan di Terminal Metro Pusat, Polisi Buru Pelaku Pembuat Video
-
Ayahnya Meninggal Saat Terpapar Covid-19, Pria Ini Ungkap Penyebabnya Percaya Berita Hoaks
-
Covid-19 Menggila, Satgas Minta Warga Tak Sebar Hoaks dan Manfaatkan Situasi
-
Warga Gondanglegi Malang Serukan Tidak Upload Berita Covid-19, Begini Alasannya
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Snapdragon C Resmi Diumumkan, Prosesor Baru Qualcomm untuk Laptop Murah, Baterai Tahan Seharian
-
Viral Game Simulasi Kereta Buatan Indonesia Banjir Pujian di Jepang, Grafis Menawan!
-
Deretan Fitur Ugreen EchoBuds Magic, Lengkap dengan Kelebihan dan Kekurangannya
-
Asus TUF Gaming F16 dan A16 Resmi Pakai RTX 50-Series, Tangguh Berstandar Militer
-
Tablet Apa yang Cocok untuk Pelajar? 5 Pilihan Tab Rp1 Jutaan dengan Spek Dewa dan Baterai Badak
-
India 'Buang Muka' dari Sawit Indonesia, Harga Referensi CPO Juni 2026 Terkoreksi 1,91 Persen
-
Redmi Headphones Neo Lolos Sertifikasi Komdigi, Usung Hi-Res dan Baterai Tahan Lama
-
Hacker Gunakan Kode QR Teks untuk Kelabuhi Email Security, Ini Cara Kerjanya
-
Gunakan Snapdragon X2, Baterai Acer Swift Spin 14 AI Diklaim Tahan Seharian
-
Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED