Suara.com - Qualcomm berencana mau menghadirkan chipset Snapdragon Wear baru untuk perangkat jam tangan pintar. Disebutkan kehadiran chip baru ini akan muncul di semua segmen selama tahun depan.
Sesuai laporan XDA Developers, Rabu (21/7/2021), ini menjadi bukti bahwa Qualcomm akan serius dalam komitmennya terhadap perangkat pakai cerdas atau wearable.
Sebelumnya pada Mei, Samsung dan Google mengumumkan platform Wear OS, sebuah sistem operasi yang diperuntukkan untuk jam tangan pintar. Namun upaya Qualcomm dalam memperkenalkan chipset baru ini masih belum jelas karena tidak menampilkan detail lebih lanjut.
Selain pengumuman chip, produsen chipset ini juga meluncurkan program baru bernama Wearable Ecosystem Accelerator. Program ini ditujukan untuk membantu produsen dalam mempercepat pengembangan dan komersialisasi perangkat wearable.
"Kami dengan senang hati mengumumkan Wearables Ecosystem Accelerator Program dan memiliki serangkaian kegiatan yang ambisius," kata Pankaj Kedia, Global Head of the Wearables Segment, Qualcomm Technologies.
Di sini Qualcomm akan berperan sebagai penghubung antara penyedia hardware atau software, vendor komponen, dan integrator sistem dengan Original Equipment Manufacturer (OEM), Original Design Manufacturer (ODM), operator, hingga platform.
Program ini akan menyatukan semua pemain perangkat wearable untuk mengembangkan hubungan kolaboratif dan mendorong peluang bisnis bersama di antara perusahaan. Mereka bisa mendiskusikan tren yang sedang populer, pelatihan, demonstrasi konsep, hingga bekerja sama antar anggota.
Program Wearables Ecosystem Accelerator Qualcomm ini terbuka untuk perusahaan yang mau mengembangkan produk wearable berdasarkan platform Snapdragon Wear. Nantinya Qualcomm juga akan menggelar Wearables Ecosystem Summit, di mana perusahaan kemungkinan akan membagikan lebih banyak detail tentang chip Snapdragon Wear.
Baca Juga: Qualcomm Luncurkan Ponsel Khusus Snapdragon Insiders, Ini Spesifikasinya
Berita Terkait
-
Apple dan Samsung Menguat Saat Qualcomm-MediaTek Tertekan Krisis Memori
-
Usai TSMC, Giliran Qualcomm Rencana Naikkan Harga Chip hingga Double Digit
-
Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?
-
Samsung dan Qualcomm Bangun Ekosistem AI Generasi Baru, Galaxy Makin Cerdas Tanpa Bergantung Cloud
-
Snapdragon Reality Elite Debut, Apa Saja Keunggulan Chip untuk 'Kacamata Pintar' Ini?
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Antrean Mengular di SPBU Bali, Ini Janji Pertamina
-
Gagal Panen Meluas! BI Ungkap Ancaman Nyata El Nino ke Ekonomi Sulsel
-
Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah
-
Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi
-
Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak
-
Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA
-
Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35
-
Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen
-
Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting
-
Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan