Suara.com - Sekitar 75 persen orang yang terinfeksi Covid-19 di Singapura dalam hampir satu bulan terakhir adalah mereka yang sudah divaksin, demikian diwartakan Reuters mengutip data dari pemerintah setempat.
Singapura sudah memvaksin hampir 75 persen dari warganya yang berjumlah sekitar 5,7 juta jiwa. Pulau kecil itu merupakan negara dengan tingkat vaksinasi Covid-19 tertinggi kedua di dunia setelah Uni Emirat Arab. Lebih dari separuh warganya sudah menerima dua dosis vaksin Covid-19.
Singapura melaporkan 1.096 kasus Covid-19 akibat transmisi lokal dalam 28 hari terakhir. Dari jumlah itu, sebanyak 484 pasien sudah menerima dua dosis vaksin. Sementara 30 persennya baru menerima dosis pertama. Sisanya, sekitar 25 persen, belum divaksin sama sekali.
Program vaksinasi nasional Singapura menggunakan vaksin Pfizer/BioNTech dan Moderna - keduanya berbasis mRNA. Selain itu ada juga program vaksinasi swasta yang menggunakan Sinovac.
Dari total kasus Covid-19 Singapura sebulan terakhir itu, hanya ada tujuh orang yang memerlukan perawatan dengan menggunakan oksigen. Enam di antaranya belum divaksin dan satu orang lagi baru menerima satu dosis vaksin. Sisanya tidak mengalami gejala atau cuma gejala ringan.
"Ini terus membuktikan bahwa vaksinasi membantu menghindari gejala serius ketika terjangkit (Covid-19)," kata Kementerian Kesehatan Singapura.
Para ilmuwan setempat juga menegaskan adanya orang yang terinfeksi Covid-19 meski sudah divaksin tak serta-merta berarti vaksin yang digunakan tidak efektif.
Data dari pemerintah Singapura juga menunjukkan bahwa dalam 14 hari terakhir, infeksi Covid-19 mayoritas (88 persen) terjadi pada orang yang berusia di atas 61 tahun.
Linfa Wang, dosen pada Duke-NUS Medical School, menjelaskan bahwa respons imun setelah vaksinasi pada orang tua memang lebih lemah.
Baca Juga: Menolak Disuntik, Warga Kota Tegal Ini Minta Surat Vaksin Covid-19 Demi Dapat Bansos
Di Israel, yang juga mayoritas warganya sudah divaksin, sekitar separuh dari total 46 pasien Covid-19 yang dirawat pada awal Juli kemarin sudah menerima vaksin. Mayoritas dari mereka adalah kelompok rentan yang berusia lanjut.
Berita Terkait
-
FEI SIONG GROUP Buka Gerai Internasional Pertama di Jakarta, Hadirkan Comfort Food Khas Singapura
-
Liburan di Kapal Pesiar, Disney Cruise Line Resmi Berlabuh di Singapura
-
Batal ke Timnas Indonesia, Jesus Casas Resmi Latih Raksasa Singapura
-
Profil OUE Commercial REIT, Aset 30 Triliun Milik Mochtar Riady
-
Profil dan Kekayaan Mochtar Riady yang Mau Jual One Raffles Place Singapura
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi
Terkini
-
36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026, Klaim Pemain Acak dan 10.000 Gems
-
Duel Kamera Samsung Galaxy S26 Ultra VS iPhone 17 Pro Max, Mana yang Terbaik?
-
Final Fantasy VII Remake Part 3 Siap Hadir dengan Mekanisme Gameplay Baru
-
5 Rekomendasi HP Murah Layar Lebar dan RAM 8 GB, Puas buat Nonton Drakor
-
10 Skenario Perang AS-Arab Saudi-Israel vs Iran Versi Profesor Jiang, Amerika Kalah?
-
Xiaomi Siapkan Laptop Pesaing MacBook 2026: Bodi Tipis dengan Intel Core Ultra
-
Developer Call of Duty Hampir Angkat Cerita Iran Serang Israel, tapi Dibatalkan
-
4 HP dengan Kamera Zeiss Termurah, Hasil Foto Setara Kamera Profesional
-
Poco X8 Pro dan X8 Pro Max Rilis Global 17 Maret: Spesifikasi Lengkap Terungkap
-
Terungkap Spesifikasi Samsung Galaxy A37 dan A57: Layar AMOLED 120Hz dan Baterai 5.000mAh