Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan pada tahun ini diperkirakan akan ada tiga perusahaan yang melantai di bursa melalui mekanisme penawaran umum perdana saham atau IPO, termasuk di dalamnya Bukalapak yang dijadwalkan akan tercatat di bursa pada 6 Agustus 2021 mendatang.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna dalam diskusi dengan awak media di Jakarta, Rabu (28/7/2021) tidak menyebutkan dua nama perusahaan lainnya yang akan masuk ke bursa namun perusahaan tersebut dikabarkan adalah GoTo yang merupakan entitas gabungan Gojek dan Tokopedia.
"Kemungkinan di tahun ini ada tiga perusahaan, dengan nanti berbagai macam bentuk. Bisa jadi dua perusahaan yang tadi kita masukkan sebagai bagian unicorn sudah gabung, tapi kan informasinya sudah keluar mereka gabung. Kalau dari sisi jumlah sebetulnya itu tiga kan, tapi yang dua ini sudah bergabung jadi satu. Jadi kalau kita dulu memetakan jumlah unicorn itu termasuk yang belum bergabung. Jadi kalau dari total nanti akan masuk tiga, Bukalapak sudah satu," ujar Nyoman.
Meski demikian, Nyoman menyampaikan bahwa hingga kini BEI belum menerima dokumen permohonan pencatatan baik dari Gojek, Tokopedia, maupun GoTo.
"Kemungkinan proposalnya masuk ke kita jadi satu ya, yang lebih giant lagi. Secara institusi ada tiga, namun karena melakukan tindakan korporasi nanti akan jadi satu namun dalam bentuk yang besar," kata Nyoman.
Melalui IPO, GoTo dikabarkan membidik dana segar hingga 2 miliar dolar AS atau setara dengan Rp29 triliun melalui IPO. Berdasarkan sumber yang dikutip Bloomberg, GoTo dikabarkan sedang berdiskusi dengan beberapa investor demi mendapatkan komitmen pendanaan sekitar 1-2 miliar dolar AS jelang IPO di pasar Indonesia dan Amerika Serikat.
Valuasi GoTo sendiri disebut mencapai 25-30 miliar dolar AS atau Rp362,5 triliun hingga Rp 435 triliun. GoTo disebut akan melakukan IPO di BEI terlebih dahulu sebelum mencatatkan diri di bursa saham AS. Namun belum diketahui, apakah target dana tersebut akan diperoleh dari hasil IPO di dua negara atau hanya satu negara saja.
Untuk Bukalapak sendiri, Nyoman menambahkan apabila nanti Bukalapak sudah resmi tercatat di BEI akan menambah kapitalisasi pasar modal domestik mencapai Rp87,6 triliun. Apabila GoTo juga jadi melantai di bursa tahun ini, nilai kapitalisasi pasar modal akan bertambah besar dan dinilai bisa membuat pasar modal domestik menjadi semakin menarik bagi investor. [Antara]
Baca Juga: Sampai Juli 2021, Dana Terhimpun dari Hajatan IPO Mencapai Rp 7,66 Triliun
Berita Terkait
-
IHSG Melonjak 2,78% Sepekan, Transaksi Saham Tembus 39,95 Miliar Lembar
-
MSCI Umumkan Rebalancing Lagi Minggu Depan, Cermati CPIN dan GOTO
-
Bagaimana Discovery Commerce TikTok Shop Jadi Senjata Baru Brand Fashion Lokal
-
Sidang Lanjutan Banding Nadiem Digelar 12 Agustus, 2 Saksi dari GoTo Akan Diperiksa
-
Gojek Salurkan 35.000 Paket Perlengkapan Sekolah untuk Anak Mitra Driver di 100 Kota
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia
-
Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun
-
Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini
-
Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!