Suara.com - Simpanse tertua di Eropa yang diberi nama Judy dilaporkan mati pada usia 49 tahun.
Simpanse itu lahir pada 1972 dan mati di taman nasional di Bussolengo, Veneto, Italia, Rabu (11/8/2021).
Garis genetik Judy telah diwariskan kepada putrinya Valentina dan keponakannya bernama Judith.
Penjaga taman menggambarkan Judy sebagai hewan betina yang selalu memberikan dukungan kepada hewan lainnya dan sering menjaga jarak jika situasi berbahaya muncul.
Taman nasional tersebut membagikan kisah terakhir Judy sebelum menghembuskan napas terakhirnya.
Dilaporkan bahwa Judy bangun dan sarapan sebelum tidur sebentar di tempat teduh. Simpanse jantan bernama Davidino mendatangi Judy dan mebangunkannya.
Judy menyambutnya dan kedua simpanse itu berjalan tidak jauh sebelum Judy kembali berbaring di bawah pohon, tempat peristirahatan terakhirnya.
Para simpanse yang tinggal bersama Judy menyadari bahwa ada sesuatu yang salah dan penjaga taman melihat beberapa simpanse yang mencoba membangunkan Judy.
Seorang penjaga taman mengatakan, seekor simpanse bernama Tommy mendekati Judy dan mencoba membangunkannya dengan memeluknya.
Baca Juga: 5 Taman Nasional di Jerman yang Wajib Dikunjungi, Ada Bekas Tempat Perang Dunia II
Simpanse lain dengan cepat turun tangan karena berpikir Tommy mencoba menyerang Judy.
Tapi, hewan itu menolak untuk melepaskan Judy dan menyeretnya kembali ke kandang.
Simpanse-simpanse itu lantas menarik Judy dan membawanya ke seorang penjaga taman nasional bernama Marco.
Ia berusaha membuat para simpanse kembali ke kandang, tetapi Tommy menolak dan ingin tetap bersama Judy.
Pada saat itu, Marco menyadari bahwa Judy tidak bernapas dan segera memanggil dokter hewan, yang memastikan bahwa Judy sudah mati.
Menurut Caterina Spiezio, kepala penelitian dan sektor konservasi Parco Natura Viva, mencatat bahwa Judy memiliki penglihatan yang buruk karena bertambahnya usia.
Berita Terkait
-
Antisipasi Ritual Malam 1 Suro, Akses Masuk Alas Purwo Banyuwangi Disekat
-
Polemik Taman Nasional Komodo, Sandiaga Uno Kebut Revisi Amdal yang Diminta UNESCO
-
Menparekraf Sandiaga Uno Jawab Protes UNESCO Soal Taman Nasional Komodo
-
Kebakaran di Sabana Laju Pemali TN Komodo Diduga Karena Kemarau Panjang
-
Sabana di Taman Nasional Komodo Terbakar, Bagaimana Nasib Sang Hewan Purba?
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Realme Buds T500 Pro Resmi Debut: TWS Murah dengan ANC, Baterai Tahan 56 Jam
-
MacBook Neo Rp10 Jutaan Siap Masuk Indonesia, Ancaman Serius atau Tidak? Lenovo Punya Jawabannya
-
5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
-
Mengapa Wikipedia Terancam Diblokir Pemerintah? Ini Penjelasan dan Dampak Seriusnya
-
Lenovo Yoga Tab, Tablet AI Tipis dengan Snapdragon 8 Gen 3, Harga Rp10 Jutaan
-
76 Kode Redeem FF Max Terbaru 17 April 2026: Klaim Angelic, Hollowface, dan Pistol Tangan
-
7 HP Infinix Paling Murah 2026, Performa Juara untuk Multitasking
-
Terpopuler: 5 Tablet Rp1 Jutaan Terbaik, Daftar Harga HP Nokia Jadul di Tahun 2026
-
46 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 17 April 2026: Sikat 1.000 Rank Up, Gems, dan Icon 117
-
Motorola Edge 70 Pro Debut 22 April di India, Lanjut Masuk ke Indonesia?