Suara.com - Keretakan yang terjadi di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) membuat para ilmuwan pesimis bahwa stasiun itu tidak dapat diperbaiki lagi.
ISS awalnya dirancang untuk digunakan selama 15 tahun, tetapi stasiun itu telah beroperasi selama lebih dari dua dekade.
Para pejabat memperingatkan bahwa retakan baru di salah satu modul dan peralatan usang, dapat segera mengakibatkan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki lagi. Hal itu berpotensi menyebabkan kehancuran dini ISS.
Menurut insinyur roket Rusia, retakan baru pada modul Zarya, yang merupakan bagian tertua dari ISS dan saat ini hanya digunakan untuk menyimpan peralatan Rusia dapat memburuk dari waktu ke waktu.
Para ahli sebelumnya memperingatkan bahwa masalah akan dialami ISS mulai 2024 karena peralatan dan perangkat keras yang menua.
Dilansir dari Independent, Kamis (2/9/2021), Roscosmos, badan antariksa Rusia, hanya dikontrak untuk tetap berada di ISS hingga 2024.
NASA sebelumnya juga menetapkan tahun tersebut untuk mempensiunkan ISS.
Namun, NASA mendorong batas waktu penggunaan stasiun hingga 2030 dengan harapan ISS masih dapat bertahan, meskipun tampaknya kemungkinan tersebut sangat tipis.
Sebelumnya pada Maret, pejabat NASA Phil McAlister juga memperingatkan bahwa ISS dapat mengalami anomali yang tidak dapat diperbaiki dan penyerahan kepada perusahaan swasta serta komersial akan dimulai akhir dekade ini.
Baca Juga: Penjelajah NASA Siap Lakukan Upaya Pengumpulan Sampel Kedua di Mars
Administrator NASA Bill Nelson mengungkapkan rencana badan antariksa untuk menggantikan ISS dengan stasiun komersial.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Harga DDR4 Melejit 8,8 Kali Lipat di 2026, Dampak Peralihan Industri ke AI Mulai Terasa
-
Terpopuler: 6 HP Murah Sekelas Redmi 15, Update Harga HP Xiaomi di 2026
-
6 HP Murah Alternatif Redmi 15, Punya Baterai Jumbo dan Fitur Lengkap
-
6 Pilihan Tablet Murah Paling Kencang untuk Kerja di 2026
-
Harga Vivo X300 Ultra Terbaru 2026, Ini Spesifikasi Lengkap dan Jadwal Rilisnya
-
Bocoran iQOO Neo 11 Pro dan Pro Plus Muncul, Bawa Layar OLED 2K 165Hz dan Baterai 8.000mAh
-
Xiaomi Resmi Hentikan MIUI Selamanya, Digantikan HyperOS, Lebih Canggih dan Terhubung
-
40 Juta Serangan Siber Hantam Indonesia di 2025, Kaspersky Ungkap Ancaman dari USB hingga Laptop
-
Daftar HP Baru Rilis Maret 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan hingga Flagship Terbaru
-
Penipuan Digital di Indonesia Meledak 4 Kali Lipat, Ini Cara Cegah Modus Dokumen Palsu yang Marak