Suara.com - Perkembangan industri game saat ini menjadi salah satu hal yang menarik perhatian para investor. Mereka melihat game sebagai sebuah hobi sekaligus ladang bisnis menggiurkan.
Game tak sekadar menghibur diri saja dan menyalurkan hobi saja, melainkan untuk mendapatkan cuan. Misalnya dengan microtransaction, yakni praktik penjualan barang yang dilakukan developer di dalam game online, dibeli dengan uang asli di dunia nyata.
Banyak publisher dan developer game zaman sekarang yang sudah menerapkan fitur microtransaction, bagi sebagian orang masih merasa kesulitan dengan tata cara pembayarannya.
Meski terbilang sempurna, tapi masih banyak yang tidak mengerti karena prosedur yang cukup merepotkan.
Beberapa sistem memiliki prosedur pembayaran yang mudah tapi tidak menjamin keamanannya, sehingga pengguna malah tertipu atau terkena scam.
Lantas, bagaimana solusi transaksi pembayaran yang mudah dan aman?
Melihat masih banyaknya permasalahan pembayaran yang tak kunjung usai, Token eShark (ESHK) diciptakan untuk mengatasi hal ini dengan menjamin transaksi pembayaran yang mudah dan aman di platform digital yang terintegrasi.
Token eShark adalah salah satu mata uang kripto yang menggunakan teknologi blockchain.
Selain transaksi dalam keperluan membeli game item dan hal-hal lain di dalam game, membuat turnamen, mengikuti turnamen, hak voting juga menjadi salah satu fundamental dan landasan untuk meroketnya harga eShark.
Baca Juga: Twitter Siapkan Opsi Pembayaran lewat Bitcoin
Sehingga keamanan dari sistem pembayaran ini akan lebih terjamin dan tidak bisa diretas karena kita dapat melihat alur transaksi yang sedang berjalan, dan tidak ada pihak ketiga yang bisa membawa lari uang kita, dan tentunya tanpa ada potongan komisi untuk pihak manapun.
“Eshark Hadir dengan menjanjikan kemudahan serta teknologi terbaru yang membuat para pembuat turnamen, peserta, investor bahkan traders saling menguntungkan,” ucap Steven Taslim, Co– Founder Eshark Token dalam keterangan resminya.
Token eShark sudah menggunakan teknologi BEP-20 (Proof of Stake), berarti ESHK adalah standar token ramah pengembang yang memungkinkan siapa saja untuk menyebarkan mata uang digital atau token yang sepadan di Binance Smart Chain.
Saat ini, ESHK masih dalam tahap initial Coin Offering (ICO) yang menjadi peluang emas bagi para investor yang tertarik dengan fundamental.
Nantinya, eShark juga akan mengadakan turnamen dimana segala kegiatan transaksi akan memerlukan ESHK yang dapat disimpan menggunakan eShark Token Wallet V.1, eShark juga akan melakukan kontribusi dalam pengembangan Akademi ESport di Indonesia.
Pada tahap pertama ESHK berhasil menjual Rp 4,8 miliar supply token dan Rp 4,5 miliar di tahap kedua, dengan terbatasnya supply membuat banyak investor berbondong-bondong untuk memiliki ESHK dalam genggaman mereka.
Berita Terkait
-
Pemerintah Bakal Andalkan Industri Game untuk Majukan Ekonomi
-
BI Berencana Membuat Uang Digital, CEO Indodax Buka Suara
-
Keras! Bos BI Haramkan Bitcoin Jadi Alat Pembayaran
-
Uang Asli Jadi Mahar Figura, Wanita Ini Rebus Uangnya Agar Bisa Dipakai
-
CEK FAKTA: Benarkah Uang Baru Rp 75.000 Bukan untuk Alat Pembayaran?
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
Terkini
-
Spesifikasi Samsung Galaxy A37 5G: Usung Exynos 1480, Android 16, dan Fitur AI
-
Penjualan Melambat, Produksi Konsol Nintendo Switch 2 Dipangkas
-
Skor AnTuTu Samsung Galaxy A57 5G Terungkap: Pakai Chip Exynos Anyar, Performa Kencang
-
9 HP Murah Spek Gaming 2026: RAM 8GB, Memori Besar, Anti Ngelag Mulai Rp1 Jutaan
-
Honor 600 Versi Global Muncul di Geekbench, Andalkan Snapdragon 7 Gen 4
-
50 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 26 Maret 2026: Ada 700 Rank Up, Gems, dan Pemain UEFA
-
Resmi Rilis di Indonesia, Berapa Harga Samsung Galaxy A57 dan A37 Nanti?
-
Hargaa iPhone Terbaru Pasca Lebaran 2026, Naik hingga Rp1,5 Juta
-
58 Kode Redeem FF Max Terbaru 26 Maret 2026: Raih Skin Beat, Desert, dan 8 Luck Royale
-
Samsung Galaxy A57 5G dan A37 5G Resmi Rilis, Bawa Fitur AI Kelas Flagship dan Update hingga 6 Tahun