Suara.com - Papua Barat dinobatkan sebagai provinsi dengan internet seluler tercepat selama kuartal I dan II (Q1 dan Q2) atau semester pertama 2021.
Hal ini disebutkan oleh Speedtest, Situs penyedia uji kecepatan koneksi internet milik Ookla. Laporan ini diterbitkan dari data Speedtest Intelligence untuk semester pertama 2021.
Hasil Speedtest menunjukkan,Papua Barat mempunyai median kecepatan unduh (download) seluler dengan angka 20,14 Mbps. Tiga provinsi lain yang memiliki median kecepatan unduh seluler lebih dari 19,00 Mbps di Indonesia yakni Bali (19,68 Mbps), Maluku (19,43 Mbps) dan Gorontalo (19,32 Mbps).
Sementara untuk Kalimantan Timur, yang nantinya menjadi provinsi untuk ibu kota negara baru Indonesia, berada tepat di bawah mereka dengan 18,48 Mbps.
Speedtest juga mengungkap selama Q2 2021, tidak terdapat provinsi yang secara statistik sangat lambat. Meskipun, ada empat provinsi yang mempunyai median kecepatan unduh seluler kurang dari 11,00 Mbps.
Adapun empat provinsi tersebut yakni Jambi (9,20 Mbps), Lampung (9,29 Mbps), Kalimantan Tengah (9,90 Mbps), dan Sumatra Barat (10,64 Mbps).
Sementara untuk kecepatan unggah (upload), Speedtest mengaku tidak ada provinsi dengan median kecepatan unggah seluler yang secara statistik sangat cepat. Meskipun empat provinsi mempunyai median kecepatan unggah seluler lebih dari 12,50 Mbps.
Adapun provinsi dengan kecepatan unggah tercepat di Indonesia diurutkan dari Papua Barat (12,97 Mbps), Nusa Tenggara Timur (12,89 Mbps), Kepulauan Bangka Belitung (12,84 Mbps), dan Bali (12,55 Mbps).
Sementara untuk provinsi dengan kecepatan unggah di bawah 7,50 Mbps yakni Sumatera Barat (6,92 Mbps), Jawa Tengah (7,34 Mbps), dan Maluku Utara (7,36 Mbps).
Baca Juga: Telkomsel Sediakan Internet Tercepat, Smartfren Punya Jangkauan 4G Terluas
Berita Terkait
-
Resmi! Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru Jabat Kapolda Papua Barat, Ini Sosoknya
-
Dari Pesisir Sorong, Ibu Ragaia Wujudkan Rumah Layak dan Pendidikan Anak Bersama PNM Mekaar
-
Papua Barat Punya Sekolah Berbasis Konservasi Pertama di Indonesia, Apa Beda dengan Sekolah Biasa?
-
Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti
-
Papua Barat Membara! Inflasi April 2026 Tembus 5 Persen, Perawatan Pribadi Jadi Biang Kerok
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
Terkini
-
4 HP RAM 8 GB Memori 256 GB di Bawah Rp2 Juta, Multitasking Lancar Tanpa Bikin Kantong Jebol
-
Update Harga HP Redmi, POCO, dan Xiaomi Juli 2026: Mulai Rp1 Jutaan hingga Flagship
-
Digitalisasi Desa Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Teknologi Buka Peluang Usaha
-
Apple Lobi AS agar Bisa Pakai Chip RAM China, Harga DRAM Samsung Naik 100% Picu Ancaman Pasokan
-
Cara Membuat Username WhatsApp, Bisa Chat Tanpa Nomor HP
-
Komdigi - Meta Berantas Spam Judi Online, Bentuk Tim Khusus Lawan Bot di Instagram dan Facebook
-
5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
-
Bocoran Xiaomi 18: Baterai 7.200mAh, Snapdragon 2nm, dan Fast Charging 100W Siap Gebrak Pasar
-
Apa Bedanya Pad sama Tablet? Ini Perbedaan Sistem Operasi, Hardware, hingga Harga
-
Bocoran Tablet Gaming iQOO Terungkap, Usung Layar 8,8 Inci dan Snapdragon Terbaru