Suara.com - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengatakan infrastruktur ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) nuklir yang ada di Indonesia akan dikembangkan sebagai platform terbuka untuk global.
"Fasilitas-fasilitas ini kurang bermanfaat jika hanya digunakan oleh peneliti di BRIN atau hanya digunakan oleh peneliti lokal di seluruh Indonesia. Saya percaya fasilitas ini akan lebih bermanfaat dalam jangka waktu panjang bagi kita semua jika menjadi sebagai platform global terbuka untuk riset nuklir," kata Kepala BRIN Laksana Tri Handoko dalam The 4th International Conference on Nuclear Energy Technologies and Sciences secara virtual di Jakarta, Rabu (8/9/2021).
Indonesia memiliki tiga reaktor riset yang hingga kini tetap beroperasi dengan baik, yakni Reaktor TRIGA 2000 di Bandung, Reaktor Kartini di Yogyakarta, dan Reaktor GA. Siwabessy di Serpong, Tangerang Selatan, Banten.
Dengan menjadi platform terbuka bagi global, maka infrastruktur iptek nuklir tersebut bisa lebih bermanfaat bagi semua orang baik pengguna lokal maupun global.
Handoko menilai platform global terbuka untuk infrastruktur iptek nuklir sangat penting karena riset nuklir membutuhkan infrastruktur canggih dan mahal yang tidak terjangkau oleh kebanyakan institusi riset khususnya di Indonesia dan para pelaku bisnis.
"Kami diharapkan dapat menciptakan ekosistem penelitian terbuka dan kolaboratif yang memenuhi standar global," ujar mantan Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia itu.
Selain sebagai platform global terbuka untuk riset, infrastruktur iptek nuklir tersebut juga akan menjadi platform pendidikan untuk talenta muda melalui kolaborasi riset bersama komunitas global.
BRIN juga mengundang kolaborasi riset nuklir untuk mempercepat transfer Iptek nuklir yang akan mendukung ekosistem iptek nuklir di Tanah Air.
Handoko mengharapkan adanya peningkatan pemanfaatan fasilitas atau infrastruktur riset nuklir untuk kepentingan kemajuan Iptek nuklir dan bagi pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. [Antara]
Baca Juga: BRIN Akan Miliki Ratusan Pusat Riset
Berita Terkait
-
PGN-BRIN Kembangkan Minapadi Salin, Bidik Hasil Padi 7 Ton per Hektare
-
Sejarah Panjang Program Nuklir Iran dan Ketegangan dengan Amerika Serikat dari 1967 - 2026
-
Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?
-
Beda dari UGM, BRIN Ragukan Gas Limbah Ayam Picu Api Misterius di Sleman
-
Pakai AI untuk Lambang Negara, BRIN Terjebak Kesalahan Fatal yang Tak Termaafkan?
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Spesifikasi Lenovo Aurora GH15: Headset Gaming Murah dengan Baterai 1000 mAh
-
Vivo X Fold 6 Beri 'Sinyal Bahaya' pada Galaxy Z Fold 8, Apa Saja Fiturnya?
-
5 HP Gaming Rp2 Jutaan dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo Menurut Review
-
Sony Luncurkan 1000X THE COLLEXION dengan Audio Premium dan Noise Cancelling Generasi Terbaru
-
Poco F8 Ultra Kembali Ready Stock, Usung Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Performa Gaming Kelas Konsol
-
Kaspersky Ungkap Malware Argamal yang Menyamar dalam Game Dewasa, Hacker Bisa Kuasai Komputer Korban
-
Punya Uang Rp1,2 Juta Dapat HP Apa? Ini 5 Pilihan dengan Performa Terbaik Juni 2026
-
Microsoft Perluas Literasi AI di Indonesia, 50 Ribu Peserta Kantongi Sertifikasi Kecerdasan Buatan
-
Samsung Konfirmasi Exynos 2700, Siap Jadi Otak Galaxy S27 dan Tantang Snapdragon Generasi Terbaru
-
Startup Singapura Luncurkan Platform AI untuk UMKM Indonesia, Bantu Brand Kuasai Pencarian Google