-
Donald Trump mempertahankan blokade laut Iran sebagai alat tekan utama untuk menghentikan program nuklir.
-
Militer Amerika Serikat telah menyiapkan rencana serangan infrastruktur jika negosiasi dengan Iran menemui jalan buntu.
-
Iran mengancam akan melakukan tindakan balasan militer yang tidak terduga jika blokade terus berlanjut.
Suara.com - Donald Trump memilih jalur isolasi maritim total untuk memaksa Iran tunduk pada tuntutan penghentian program nuklir.
Strategi ini menempatkan tekanan ekonomi di atas meja diplomasi sebagai syarat mutlak sebelum pembicaraan kesepakatan baru dimulai.
Langkah Washington ini secara langsung membatalkan tawaran Iran yang meminta pembukaan Selat Hormuz sebagai prasyarat negosiasi.
Rencana opsi serangan udara kilat bahkan telah disiapkan oleh Komando Pusat AS (CENTCOM) jika kebuntuan terus berlanjut.
Operasi militer tersebut dirancang untuk menghancurkan infrastruktur strategis guna memaksa fleksibilitas rezim dalam berunding.
"Blokade ini jauh lebih efektif daripada pengeboman. Mereka tercekik seperti babi yang dipanggang. Dan itu akan menjadi lebih buruk bagi mereka. Mereka tidak boleh memiliki senjata nuklir," ungkap Trump kepada Axios.
Presiden AS tersebut meyakini bahwa kehancuran ekonomi domestik lawan akan menjadi katalisator utama lahirnya perjanjian baru.
Hingga Selasa malam, Trump belum memberikan komando penyerangan meski telah menebar peringatan keras melalui media sosial.
Blokade laut dianggap sebagai instrumen daya tawar paling kuat untuk membuat lawan tidak memiliki pilihan lain.
Baca Juga: Pejabat Sepak Bola Iran Ditolak Masuk Kanada Jelang Kongres FIFA
Trump menolak merinci rencana teknis militer namun menegaskan bahwa tekanan tidak akan dikendurkan sedikit pun.
"Mereka ingin berdamai. Mereka tidak ingin saya melanjutkan blokade. Saya tidak ingin [mengangkat blokade], karena saya tidak ingin mereka memiliki senjata nuklir," tambah Trump.
Kondisi penyimpanan minyak dan pipa penyalur di Iran disebut sedang berada di ambang batas kritis akibat larangan ekspor.
Meskipun pengamat meragukan klaim ledakan infrastruktur tersebut, dampak ekonomi nyata mulai terasa di seluruh wilayah Iran.
Pihak keamanan Teheran merespons dengan ancaman tindakan balasan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap armada AS.
"Blokade laut AS akan segera dibalas dengan tindakan praktis dan tidak terduga," tegas sumber keamanan senior Iran kepada Press TV.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri: Pentingnya Penguatan Kapasitas & Dukungan Bagi Kepala Daerah
-
Nyaris Beredar! Polisi Gagalkan Distribusi 784 Ribu Butir Obat Keras Ilegal di Bandung
-
Semakin Praktis, Pembayaran Transportasi Umum Kini Cukup Tempel HP
-
Polisi Sita Parang hingga Golok Jelang Aksi Ribuan PSHT di Surabaya
-
Polda Jatim Bongkar Kasus Peretasan Ratusan Website Sekolah untuk Promosi Judi Online
-
Semangat Brasil di Dunia Fashion, Dari Pantai Copacabana hingga Hutan Tropis Jadi Inspirasi Gaya
-
5 Shio yang Menarik Keberuntungan pada 31 Juli 2026, Apakah Kamu Masuk?
-
Dana Pihak Ketiga Melonjak, Efisiensi Biaya Bikin BRI Makin Perkasa
-
Rektor UMY: URI Bisa Picu Perebutan Dosen dan Gerus Anggaran Pendidikan
-
Bukan Buang Uang, Bea Cukai Ungkap Alasan Pabrik Sawit Dapat Fasilitas Khusus Kawasan Berikat