Suara.com - Forum Tata Kelola Internet Indonesia atau Indonesia Internet Governance Forum (ID-IGF) pada Rabu (8/9/2021) mengumumkan telah menemukan 15 masalah pada PeduliLindungi, aplikasi yang pemerintah dijadikan ujung tombak dalam upaya meredam wabah Covid-19 di Tanah Air.
Salah satu yang paling menarik adalah PeduliLindungi belum ada dalam daftar Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) resmi Kominfo, seperti yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik. Padahal aplikasi ini mulai diwajibkan pada masyrakat.
"Segera mendaftarkan (PeduliLindungi) sebagai PSE sehingga statusnya legal dan tepercaya," tulis ID-IGF dalam rekomendasi solusi yang ditawarkan kepada pemerintah.
Total 15 masalah dan rekomendasi yang ditemukan oleh tim ID-IGF dibagi dalam dua kelompok besar. Pertama adalah soal teknis. Kedua terkait tata kelola. Adapun masalah PeduliLindungi belum terdaftar sebagai PSE di Kominfo masuk dalam sisi tata kelola.
ID-IGF menemukan 10 masalah teknis pada PeduliLindungi. Sebagian besar tentang keamanan data pribadi masyarakat.
Di antaranya adalah tak adanya jaminan akan layanan aman dan selalu bisa diakses; tak ada jaminan keamanan data jika terjadi akses ilegal; dan pengumpulan data yang berlebihan seperti swafoto, akses lokasi 24 jam, dan IP adress yang bisa mengidentifikasi perangkat.
Sementara dari sisi tata kelola ada lima masalah. Selain daftar PSE, ID-IGF juga menemukan bahwa kewajiban menggunakan PeduliLindungi berpotensi menimbulkan diskriminasi pada sekitar 42 persen penduduk yang belum menggunakan ponsel pintar sehingga tak bisa mengunduh aplikasi.
Karenanya ID-IGF mengusulkan agar alih-alih mewajibkan masyarakat memindai QR Code di ruang publik, sebaiknya pemerintah yang menyediakan perangkat di ruang publik untuk memindai kartu vaksin atau menginput NIK masyarakat.
"Dengan cara ini, masyarakat umum hanya perlu membawa kartu vaksin atau e-KTP untuk dipindai oleh petugas di area publik," jelas tim ID-IGF.
Baca Juga: Publik Diminta Jangan Download PeduliLindungi dari Grup WhatsApp
Adapun temuan masalah serta rekomendasi diserahkan ID-IGF kepada lima pihak terkait, yakni Telkom, Kementerian Kesehatan, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Dalam Negeri, serta BSSN. Masalah-masalah ini ditemukan setelah dilakukan analisis selama Juli - September 2021.
Berita Terkait
-
PeduliLindungi Diblokir Komdigi usai Diretas Hacker Jadi Situs Judi Online
-
Kronologi PeduliLindungi Diretas, Jadi Website Judi Online
-
Telkom Mau Bikin Aplikasi Khusus untuk Pantau Program Makan Bergizi Gratis
-
10 Tahun Jokowi, PeduliLindungi dan SatuSehat Sukses Wujudkan Digitalisasi Kesehatan Indonesia
-
Syarat Baru Naik Kereta, Aplikasi PeduliLindungi Hilang Diganti SatuSehat
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek