Suara.com - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mengaku sedang mengembangkan aplikasi untuk memantau program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digalakkan Pemerintah Prabowo-Gibran.
VP Corporate Telecommunication Telkom, Andri Sasongko mengatakan kalau sebenarnya semua perusahaan yang dinaungi Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sudah diberikan tugas khusus di program makan gratis tersebut.
Menurutnya, Telkom diberikan tugas untuk membuat aplikasi yang akan memantau distribusi makan bergizi gratis. Platform ini akan berada di bawah naungan Telkomsel, operator seluler yang juga anak perusahaan Telkom.
"Kami sebenarnya diberikan tugas, tapi sebenarnya lewat Telkomsel ya. Itu adalah membuat aplikasi yang powerfull tentunya, yang bisa memonitor," ungkap Andri saat konferensi pers di Jakarta, Jumat (7/2/2025).
Ia bercerita kalau ini bukan kali pertama Telkom berpartisipasi dalam program Pemerintah RI. Sebelumnya mereka juga terlibat dalam aplikasi PeduliLindungi saat pandemi Covid-19 melanda Indonesia.
"Kan dulu kami punya pengalaman bagus tuh waktu Covid, lewat PeduliLindungi. Itu kan di belakangnya Telkom," umbar dia.
Lebih lanjut ia menyebut kalau Kementerian BUMN meminta Telkom, melalui Telkomsel, untuk membuat aplikasi khusus untuk memantau distribusi Makan Bergizi Gratis ini.
Sayangnya Andri belum memberikan lebih rinci soal kapan dirilisnya aplikasi serta nama platform yang akan dibuat Telkom tersebut. Ia hanya menyebut kalau pembuatan aplikasi sedang berlangsung.
"Kementerian BUMN penginnya Telkom, melalui Telkomsel, itu juga punya aplikasi seperti ini (PeduliLindungi) untuk memonitor distribusi MBG ini. Saat ini sedang berjalan," jelasnya.
Baca Juga: Apakah Aplikasi Hailuo AI Kungfu Aman? Jangan FOMO Ikutan Viral di TikTok, Cek Dulu!
Berita Terkait
-
Apakah Aplikasi Hailuo AI Kungfu Aman? Jangan FOMO Ikutan Viral di TikTok, Cek Dulu!
-
Tolak Program MBG Prabowo hingga Mau Bakar Sekolah di Papua, Begini Ancaman Balik DPR ke OPM
-
Program MBG Tidak Transparan, Kritik Ekonom: Pemerintah Sebenarnya Nggak Siap
-
Dibagikan Fahri Hamzah, Video Animasi Program MBG Hasil AI Dinilai Jelek: Prabowo Malah Mirip SBY!
-
Diungkap BGN! Alasan Prabowo Pangkas Anggaran buat Biayai Program Makan Bergizi Gratis
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali