Suara.com - Salah satu pendiri Apple berencana membuat terobosan untuk membersihkan sampah luar angkasa yang berbahaya.
Steve Wozniak mengatakan, dia berencana membuat perusahaan ruang angkasa swasta "tidak seperti yang lain", yang cuitkan dalam akun Twitter miliknya.
Tweet itu termasuk tautan yang menggoda sebuah perusahaan yang direncanakannya, disebut Privateer Space.
Model perusahaan ini asih rahasia, tapi Wozniak, yang memainkan peran kunci dalam mengembangkan Apple I dan banyak produk perusahaan tahap awal, dilaporkan memiliki kekayaan bersih sebesar 100 juta dolar AS yang siap diinvestasikan.
Trailernya memang bertujuan untuk mengesankan, meskipun fokusnya tidak jelas. Seorang narator dengan berani merangkum visi perusahaan di tengah gambar stok yang memukau tentang penerbangan luar angkasa dan perubahan iklim.
"Ini bukan perlombaan. Ini bukan kompetisi. Atau permainan. Kami bukan satu orang, satu perusahaan, satu negara. Kami adalah satu planet," kata video itu, tanpa menjelaskan dengan jelas apa yang akan dilakukan perusahaan.
Dilansir dari Space mengutip The Independent, Jumat (17/9/2021), melaporkan setidaknya satu orang Apple akan ikut.
"Perusahaan ini didirikan bersama Alex Fielding, yang merupakan anggota tim iMac pertama dan mendirikan "Wheels of Zeus" ('WoZ') pada 2002," kata laporan itu, merujuk pada perusahaan yang membuat pelacak lokasi nirkabel.
Woz kebetulan adalah julukan industri Wozniak. Kebetulan, ticker saham WOZX, pertama kali terdaftar pada 2020, mengacu pada perusahaan cryptocurrency (Efforce) di mana Wozniak juga terlibat.
Baca Juga: Pendiri Apple Sebut Bitcoin Lebih Baik dari Emas
Detail lebih lanjut tentang Privateer Space harus menunggu, karena situs web resminya juga tidak banyak bicara.
Rincian lebih lanjut dikatakan akan datang pada konferensi Advanced Maui Optical and Space Surveillance Technologies (AMOS), yang saat ini berjalan di Hawaii dan akan berakhir hari ini Jumat (17/9/2021) waktu setempat.
Momen Wozniak untuk memasuki industri puing orbital adalah menarik, karena perusahaan seperti SpaceX dan Amazon sama-sama berencana meluncurkan ribuan satelit untuk konstelasi broadband.
Sementara rencananya adalah untuk meningkatkan ketersediaan Internet di daerah terpencil, kekurangannya adalah peningkatan risiko tabrakan satelit.
Belum lagi kemungkinan polusi langit dari garis-garis konstan.
Lebih dari 20.000 keping sampah luar angkasa di orbit terakumulasi sejak peluncuran dimulai pada 1957, Gizmodo menunjukkan bahwa itu adalah masalah yang berkembang yang akan membutuhkan solusi besar, mungkin di luar apa yang dapat dilakukan pemerintah AS saat ini.
Berita Terkait
-
Eropa Akan Luncurkan Misi Pembersihan Sampah Luar Angkasa Pertama
-
Awas! ISS Buang 2,9 Ton Sampah ke Orbit, Akan Jatuh ke Bumi 4 Tahun Lagi
-
Satelit Kayu, Cara Jepang Menjaga Lingkungan Hingga Luar Angkasa
-
Badan Antariksa Eropa Akan Bawa Sampah Luar Angkasa Kembali ke Bumi
-
Sampah Luar Angkasa Rusia dan China Tidak Jadi Tabrakan
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
-
Tsunami Terjadi di Halmahera Barat dan Bitung, Begini Ketinggiannya
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
Terkini
-
Update Harga iPhone April 2026: Diskon Besar hingga 30%, Ini Daftar Lengkapnya
-
6 Pilihan HP RAM 6 GB di Bawah Rp1,5 Juta pada April 2026, Multitasking Lancar Jaya
-
Video Detik-detik Tsunami Usai Gempa Sulut M 7.6, Muncul Peringatan di 10 Wilayah
-
3 Fitur Tersembunyi Samsung Galaxy S26 yang Diam-Diam Jadi Game Changer
-
Gempa Sulawesi Utara M 7.6 Picu Kehebohan, Warga Keluhkan Peringatan Tsunami Telat
-
59 Kode Redeem FF Terbaru 2 April 2026, Kesempatan Klaim AK47 dan Incubator Voucher
-
38 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 2 April 2026, Bonus FC Points dan Gems Menanti
-
Daftar Pemeran The Last of Us Season 3 Terungkap, Ada Pemain Anyar
-
Gempa Sulut M 7,6 Picu Peringatan Tsunami: Ada Gempa Susulan, Netizen Riuh di X
-
Terpopuler: HP Warna Oranye Mirip iPhone 17, HP Tahan Air Murah