Suara.com - SnackVideo bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Indonesia meluncurkan program Snack Mencari Duta Batik, yang bertujuan menjadi wadah menyalurkan kreativitas dan merayakan keragaman budaya Indonesia saat menyambut Hari Batik Nasional.
Melalui program Snack Mencari Duta Batik, SnackVideo mengajak masyarakat Indonesia untuk merayakan Hari Batik Nasional dengan mengunggah video pendek hasil kreativitas para kreator, mulai dari fashion, make up, karya seni, tarian, hingga musik.
“Program Snack Mencari Duta Batik ini mengajak para konten kreator Indonesia untuk melestarikan budaya Indonesia dan menumbuhkan rasa bangga terhadap batik yang merupakan salah satu warisan budaya bangsa," kata Head of Business Operations SnackVideo, Yugo Prabowo dalam siaran pers yang diterima Jumat (24/9/2021).
Sementara Hilmar Farid, Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Indonesia mengucapkan terima kasih atas inisiatif SnackVideo ini. Ia berharap ajang ini bisa membawa media sosial ke arah yang lebih positif.
“Selamat dan terima kasih kepada SnackVideo yang sudah menginisiasi peringatan Hari Batik Nasional, dan tentu kita sangat bangga bahwa menyambut Hari Batik Nasional ini SnackVideo mengajak para konten kreator untuk menciptakan konten-konten kreatif yang terkait dengan batik," kata
Untuk mengikut program ini, pengguna SnackVideo bisa menggunakan beberapa tagar yang sesuai dengan konten mereka masing-masing, seperti #SnackMencariDutaBatik, #SeniBatik, #BatikDance #BatikFashion, dan #InfoBatik.
Nantinya, SnackVideo akan memilih lima orang untuk menjadi Snack Style Duta Batik dan mendapatkan hadiah utama iPhone12 serta tas batik eksklusif dari Mithlabs.
Selain itu, pengguna yang telah melakukan voting untuk memilih Duta Batik, juga berkesempatan untuk mendapatkan berbagai hadiah menarik berupa gadget, voucher belanja, dan uang tunai.
Kompetisi ini akan dimulai pada tanggal 24 September sampai 1 Oktober 2021 dan pemenang akan diumumkan pada tanggal 2 Oktober 2021 di aplikasi SnackVideo.
Baca Juga: Bergaya Ala New Yorker, Batik Indonesia Tampil di Times Square New York
Berita Terkait
-
Hilmar Farid: Ada Gap Pengetahuan Antara Jaksa dan Nadiem Makarim di Kasus Chromebook
-
Desa Snack: Saat Cerita Desa Menjadi Kekuatan Komunitas Online
-
Lawan Cyberbullying, SnackVideo Berikan Dukungan untuk Pelajar Agar Lebih Peka
-
7 Aplikasi Penghasil Uang Terbaru, Langsung Cair ke DANA
-
Cara Mencairkan Koin Snack Video Jadi Rupiah, Langsung Bisa Buat Jajan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan