Suara.com - Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin mendorong seluruh koperasi di Indonesia untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi berbasis digital sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik kepada anggota dan masyarakat.
Para pemangku kepentingan dan pelaku koperasi di Indonesia harus berupaya mengubah citra koperasi menjadi lebih modern, kata Wapres Ma’ruf dalam acara Grand Launching Nasari Digital melalui konferensi video dari Jakarta, Sabtu (2/10/2021).
"Sudah saatnya koperasi mampu beradaptasi dengan perubahan lingkungan dan melakukan transformasi digital, harus mengubah citra koperasi menjadi modern, baik dalam pengelolaan usaha, pelayanan anggota, dan akses pembiayaan," kata Wapres dari kediaman resminya di Jakarta, Sabtu (2/10/2021).
Wapres mengatakan pemerintah terus berkomitmen untuk memenuhi keperluan infrastruktur di sektor telekomunikasi dan informasi dalam rangka mendukung upaya transformasi digital koperasi tersebut.
Selain itu, tambahnya, pemerintah melalui Kementerian Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (Kemenkop dan UKM) juga menambah jumlah koperasi berbasis digital.
"Kemenkop dan UKM menargetkan 100 koperasi modern dan berbasis digital pada tahun 2021. Koperasi juga diharapkan mampu meningkatkan kontribusi terhadap PDB (produk domestik bruto) per tahun mencapai 5,1-5,5 persen pada 2024," jelasnya.
Oleh karena itu, Wapres meminta seluruh koperasi dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk terus menggiatkan kegiatan ekonomi rakyat.
"Saya berharap seluruh koperasi dan pelaku UMKM dapat terus berusaha dan mampu bangkit untuk menggerakkan kegiatan ekonomi masyarakat guna mendukung pemulihan ekonomi nasional," ujarnya. [Antara]
Baca Juga: Menteri Koperasi dan UKM: Sebanyak 15,9 Juta UMKM Sudah Terhubung Ekosistem Digital
Berita Terkait
-
20 Tahun LPDB Koperasi, Rp22,13 Triliun Dana Bergulir Disalurkan ke Koperasi di 36 Provinsi
-
Menimbang Operasional Koperasi: Cukup dengan Modal vs Model Bisnis Matang
-
LPDB Koperasi Rayakan Dua Dekade dengan Berbagi, Salurkan Ratusan Paket Bantuan Sosial untuk Lansia
-
Sudah 99 Persen Siap, Sejumlah Mantan Presiden dan Wapres Pastikan Hadir Upacara HUT RI di Istana
-
Sampaikan Duka Mendalam, Wapres Gibran Pastikan Penanganan Darurat Gempa NTT Dipercepat
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Bongkar Pengelolaan Dana Umat, Transparansi Digital Jadi Kunci Perkuat Kepercayaan Publik
-
Usai Habisi Nyawa Anak Sendiri, Ibu di Pamekasan Dibawa ke RSJ
-
AI, Kreator, dan Livestream Jadi Senjata Baru Bisnis, Meta Bidik Pasar Asia Pasifik
-
Alasan Dibalik Pemberhentian Sementara Direktur Niaga Garuda Indonesia
-
Dana Kekayaan Norwegia: Waspadai Saham AI!
-
Update Harga HP Lipat dari Berbagai Merek, Mana Paling Murah dan Worth It?
-
SeaBank Bukukan Laba Rp749,26 Miliar pada Semester I 2026, Apa Pendorongnya?
-
Perpres Ojol Ditargetkan Terbit Akhir Agustus atau Awal September
-
Museum Nasional Jadi Playground Kreator, AI dan Teknologi Buka Jalan Cuan dari Karya Digital
-
Pengamat Sebut 2029 Jadi Penentu Nasib Dinasti Politik Jokowi: Kalau PSI Gagal, Wassalam!