Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika menyebutkan, penyebaran hoaks di Indonesia bisa memengaruhi ketahanan nasional. Bahkan, hoaks menyebabkan masyarakat rugi hingga Rp 114,9 triliun.
"Hoaks seputar ekonomi itu juga merugikan masyarakat, bukan hanya negara. Uang masyarakat hilang Rp 114,9 triliun akibat hoaks," ujar Tenaga Ahli Menteri Kominfo Bidang Komunikasi dan Media Massa, Devie Rahmawati, dalam konferensi pers virtual, Selasa (5/10/2021).
Data ini diperoleh Devie dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak 2011-2020. Tercatat, masyarakat mengalami kerugian investasi ilegal hingga Rp 114,9 triliun.
"Uang yang tadinya sudah ditabung, hilang semua akibat hoaks seputar ekonomi, yang bisa memiskinkan warga," tambah Devie.
Tak hanya kerugian ekonomi, Devie menyebut ada dua masalah lain karena hoaks, yaitu kerusuhan sosial dan konflik politik. Untuk kerusuhan sosial, Devie mencontohkan kerusuhan di Yahukimo, Papua, beberapa waktu lalu dipicu oleh hoaks.
Kedua, konflik politik. Devie mencontohkan kasus 2019 yang bertepatan dengan Pemilihan Presiden RI. Menurutnya banyak berita pilpres yang menyebabkan masyarakat saling konflik.
Untuk mengatasinya, Devie menyebut Kementerian Kominfo sudah menyiapkan program terkait literasi digital ke masyarakat. Program ini terbagi menjadi tiga tingkat.
Di tingkat dasar, Komindo menggelar Gerakan Nasional Literasi Digital yang memberikan kemampuan dasar terkait penggunaan internet dan gadget.
Lalu di tingkat menengah, ada program Digital Talent Scholarship yang ditujukan untuk lulusan SMA dan universitas.
Baca Juga: Indonesia Makin Cakap Digital 2021, Presiden: Generasi Muda harus Bebas Disinformasi
Terakhir di tingkat lanjut, Kominfo menyediakan program Digital Leadership Academy yang terbuka untuk pimpinan di sektor pemerintahan maupun swasta.
Sementara untuk mengatasi hoaks, Devie menyebut Kementerian Kominfo sudah punya solusi yang disebut dari hulu ke hilir. Di hulu, pihaknya melakukan edukasi seperti program-program yang disebutkan sebelumnya.
Sementara di hilir, Kominfo akan melakukan penegakan hukum, yang nantinya juga melibatkan pihak Kepolisian. [Antara]
Berita Terkait
-
Viral Video Menkeu Bagi-bagi Dana Hibah di Tiktok, BRI Klarifikasi: HOAKS!
-
Dudung Abdurrachman Serang Balik Amien Rais: Tudingan ke Teddy Hoaks dan Fitnah!
-
Keluarga Geram, Laporkan Akun yang Sebar Hoaks Cerai Sonny Septian dan Fairuz A Rafiq
-
Kontroversi Saran Menag Nasaruddin Umar Soal Berkurban Lewat Baznas, Sempat Dinodai Narasi Hoaks
-
Pernah Divonis Kasus Hoaks, Jumhur Hidayat Kini Jadi Menteri LH: Saya Bukan Terpidana!
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Oppo Reno 16 Series Debut di China 26 Mei 2026, Lanjut Masuk ke Pasar Global
-
Pakai Chip Snapdragon X2, Laptop Lenovo IdeaPad 5 2-in-1 Terbaru Tahan 33 Jam
-
iQOO Z11 dan Z11 Lite Bersiap ke Indonesia: Kombinasikan Chip Snapdragon serta Dimensity
-
Tak Hanya Xiaomi 17 Max, Mobil Listrik Gahar Xiaomi YU7 GT Siap Debut Pekan Ini
-
Moto Buds 2 Bersiap ke Pasar Asia, Bawa Baterai Tahan Lama dan Fitur ANC
-
The Economist Milik Siapa? Kritik Keras Prabowo, Ada Grup Rothschild dan Agnelli
-
Tebus Kesalahan, Devil May Cry Season 2 Dapat Sambutan Positif di Netflix
-
Sony Siapkan Headphone Premium: Pesaing AirPods Max, Harga Diprediksi Tembus Rp11 juta
-
5 HP Honor RAM Besar Termurah, Kuat untuk Multitasking Berat Mulai Rp2 Jutaan
-
Honor Robot Phone Siap Meluncur: Bawa Modul Kamera Gimbal dan Sensor 200 MP