Kawasan timur Indonesia juga tak lepas dari risiko ini. Seperti di Pulau Workbondi seluas 1,62 km2 di sebelah utara teluk Cenderawasih; Papua, mengalami penurunan luasan 0.004 km2/tahun.
Di Laut Jawa, Pulau Candikian dan Pulau Gosong di Indramayu, Jawa Barat juga nyaris tenggelam, luasannya hanya bersisa beberapa meter persegi dengan ketinggian daratan tidak lebih dari 2 meter.
Sementara itu, di pulau Biawak yang juga berlokasi di perairan Indramayu terjadi penurunan luasan sebesar 0.22 km2/tahun. Kami bahkan meyakini, kenaikan 0.5 meter air laut akan menenggelamkan setengah dari pulau yang hanya seluas 120 hektare ini.
Upaya pencegahan dan adaptasi harus segera dilakukan
Manusia harus berbesar hati mengakui bahwa saat ini perubahan iklim sudah terjadi dan tak dapat dicegah. Sebab, sekalipun upaya meredam risiko yang paling optimal telah dilakukan, muka laut diprediksi tetap akan naik setidaknya 0.6 m di tahun 2100 dengan kasus terburuk adalah 1.1 m.
Upaya adaptasi harus dilakukan guna mengurangi efek dari perubahan iklim. Banyak upaya yang bisa ditempuh, seperti penanaman cemara laut (Casuarina equisetifolia) pada pulau berstruktur pasir di Taman Nasional Taka Bonerate di Kepulauan Selayan, Sulawesi Selatan. Tanaman cemara laut berfungsi menahan laju erosi sekaligus meningkatkan kualitas tanah.
Indonesia juga dapat memulai studi untuk meniru langkah Dubai, Uni Emirat Arab, yang memiliki teknologi reklamasi daratan dan perlindungan kawasan pesisir. Langkah ini membutuhkan upaya perencanaan yang matang sekaligus dukungan anggaran yang memadai.
Bagi masyarakat – khususnya penduduk kawasan pesisir – harus lebih mahir beradaptasi dengan kondisi alam yang terdampak pemanasan global. Langkah penyesuaian melalui penggunaan rumah panggung menjadi salah satu alternatif selain meningkatkan kesadaran akan dampak tersebut mulai dari sekarang.
Untuk mencegah situasi bertambah buruk, Indonesia telah berkomitmen mengurangi polusi karbon 29-41% pada 2030 melalui komitmen aksi iklim Indonesia dalam Nationally Determined Contribution_.. Dokumen ini – yang juga disusun negara lainnya – turut dibahas dalam konferensi Perserikatan Bangsa Bangsa tentang perubahan iklim (COP26) di Glasgow selama 31 Oktober - 12 November.
Baca Juga: Di KTT COP26, AS-Indonesia Desak Negara Kaya Berperan Aktif Mitigasi Perubahan Iklim
COP26 menjadi momen penting bagi seluruh pihak untuk menyepakati upaya meredam emisi hingga ke titik nol pada 2050 – atau mungkin lebih cepat. Sebab, pulau-pulau kecil membutuhkan upaya penyelamatan segera guna mencegah kerusakan lanjutan pada ekosistem dan biota perairan yang juga berperan dalam menjaga stabilitas iklim.
Artikel ini sebelumnya tayang di The Conversation.
Berita Terkait
-
WRI Indonesia dan UK PACT Buka FIRST Bootcamp, Cetak Pemimpin Muda untuk Transportasi Sustainable
-
Bukan Meninggalkan, Hanya Mendefinisikan Ulang: Kisah Anak Nelayan di Era Modern
-
Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Tingkatkan Ancaman Penyakit Zoonosis?
-
Perubahan Iklim dan Letusan Gunung Jadi Penyebab Punahnya Hobbit Flores
-
Pemerintah Perkuat Komitmen Perubahan Iklim, Pengelolaan Karbon Jadi Sorotan di CDC 2025
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Prabowo Cabut Izin Toba Pulp Lestari, INRU Pasrah dan di Ambang Ketidakpastian
-
Guncangan di Grup Astra: Izin Tambang Martabe Dicabut Prabowo, Saham UNTR Terjun Bebas 14%!
-
Emas dan Perak Meroket Ekstrem, Analis Prediksi Tren Bullish Paling Agresif Abad Ini
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
Terkini
-
36 Kode Redeem MLBB Terbaru 21 Januari: Klaim Emote, Skin M7, dan 140 Diamond Gratis
-
Rayakan Ulang Tahun ke-35, Sega Siapkan Kejutan Game Sonic dan Puyo-Puyo
-
Waspada! Penipuan Baru Manfaatkan Fitur Team Invitation OpenAI, Data Pribadi Terancam Dicuri
-
63 Kode Redeem FF Terbaru 21 Januari: Ada Groza Yuji Itadori, MP40, dan Item Jujutsu
-
Bocoran Terbaru iPhone 18 Pro: Dynamic Island Mengecil, Kamera Depan Tetap di Tengah
-
35 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 21 Januari: Ada Icon 113-117 dan Ratusan Rank Up
-
5 Pilihan HP 3 Jutaan Terbaik, Performa Selevel Infinix Note Edge 5G
-
Sony dan TCL Resmi Jajaki Aliansi Strategis, Siap Bentuk Raksasa Baru Hiburan Rumah Global
-
Terpopuler: HP Snapdragon 7 Gen 2 Termurah, Smartphone OPPO Kamera Bening Rp1 Jutaan
-
58 Kode Redeem FF Hari Ini 20 Januari 2026, Cek Jadwal Rilis Bundle Sukuna dan Fitur Mic Terbaru