Suara.com - Pusat Teknologi Material (PTM) Organisasi Riset Pengkajian dan Penerapan Teknologi (OR PPT) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membangun empat unit rumah komposit tahan gempa pada 2021 untuk ditempatkan di beberapa daerah di Indonesia.
"Diperlukan inovasi teknologi bangunan rumah tahan gempa yang meliputi desain, konstruksi, material, pengujian kekuatan struktur untuk menghasilkan bangunan tahan gempa," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala PTM OR PPT BRIN Ade Sholeh Hidayat saat dihubungi, Selasa (9/11/2021).
Satu dari empat unit rumah komposit tahan gempa akan dibangun dan ditempatkan di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak yang akan digunakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak di Banten.
Sementara tiga unit prototipe Rumah Komposit Tahan Gempa lain akan dibangun dan ditempatkan di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur sebagai rumah guru.
PTM OR PPT BRIN telah berupaya menemukan solusi melalui bidang kompetensi yang dimiliki untuk mendukung program pemerintah yang terkait dengan pembangunan infrastruktur untuk mitigasi bencana, yakni bangunan rumah yang cepat dibangun dan tahan gempa.
Rumah Komposit Tahan Gempa merupakan salah satu inovasi yang diciptakan PTM OR PPT BRIN dalam mempercepat terwujudnya inovasi konstruksi bangunan tahan gempa dan tahan api yang cepat bangun, sebagai solusi teknologi strategis untuk mitigasi bencana gempa bumi.
Rumah tersebut dibangun dengan berbagai material yang memiliki sifat tahan api dan cukup ringan seperti panel komposit, styrofoam, aluminium sehingga total berat struktur rumah komposit dapat mencapai seperempat kali dibandingkan berat struktur rumah konvensional.
Inovasi tersebut diharapkan dapat digunakan oleh berbagai pihak untuk mengurangi risiko bencana gempa terutama untuk mencegah korban jiwa akibat reruntuhan bangunan rumah warga yang disebabkan gempa dan kerugian materi akibat kerusakan rumah warga. [Antara]
Baca Juga: Indonesia Jalan Raya Genetik, Hubungkan Asia dan Pasifik
Tag
Berita Terkait
-
Prabowo Bentuk Satgas Guru Besar, Komisi X DPR Siap 'Pelototi' Lewat Pengawasan
-
PGN-BRIN Kembangkan Minapadi Salin, Bidik Hasil Padi 7 Ton per Hektare
-
Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?
-
Beda dari UGM, BRIN Ragukan Gas Limbah Ayam Picu Api Misterius di Sleman
-
Pakai AI untuk Lambang Negara, BRIN Terjebak Kesalahan Fatal yang Tak Termaafkan?
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
-
Bocoran Xiaomi 18: Baterai 7.200mAh, Snapdragon 2nm, dan Fast Charging 100W Siap Gebrak Pasar
-
Apa Bedanya Pad sama Tablet? Ini Perbedaan Sistem Operasi, Hardware, hingga Harga
-
Bocoran Tablet Gaming iQOO Terungkap, Usung Layar 8,8 Inci dan Snapdragon Terbaru
-
Game Lokal Maple Haven City Rush Buka Pre-Registrasi, Rilis 21 Juli 2026
-
Harga RAM Global Diperkirakan Terus Melonjak Sepanjang 2026, Tahun Depan Makin Parah?
-
4 HP dengan Baterai Badak 8000 mAh Lebih, Layar AMOLED 144 Hz Kuat 2 Hari Tanpa Cas
-
Harga HP Terus Naik, Ini 4 Pilihan Terbaru Rp1 Jutaan dengan Performa Mantap
-
4 Rekomendasi HP Murah dengan Fitur NFC, Mudahkan Top-Up E-Toll
-
WhatsApp Segera Luncurkan Username, Pengguna Tak Lagi Perlu Bagikan Nomor Telepon