Suara.com - Pemerintah Kota Bengkulu mengirim surat kepada Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) terkait permainan daring Higgs Domino Island yang saat ini digandrungi masyarakat Kota Bengkulu.
Kepala Dinas Kominfo Kota Bengkulu, Eko Agusrianto menyebutkan hal tersebut dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab Wali Kota untuk mencapai visi misi Kota Bengkulu.
"Ini salah satu bentuk tanggung jawab moral Wali Kota, sesuai dengan visi misi Kota Bengkulu yaitu religius dan bahagia," kata Eko di Bengkulu, Kamis (11/11/2021).
Dalam surat tersebut, pihaknya meminta Kementerian Kominfo untuk menindaklanjuti dan menentukan langkah-langkah yang dapat memperkecil dampak negatif dari permainan daring Higgs Domino Island.
Saat ini situasi dan kondisi masyarakat Kota Bengkulu sama dengan beberapa daerah lainnya yang menggandrungi permainan daring tersebut.
"Kami meminta langkah-langkah yang dapat memperkecil dampak dari permainan tersebut dan jika bisa diblokir," terangnya.
Selain itu, Pemerintah Kota Bengkulu juga mengeluarkan Surat Edaran Wali Kota terkait imbauan untuk tidak bermain permainan daring tersebut.
Lanjut Eko, surat edaran tersebut berisi tentang imbauan kepada masyarakat untuk tidak bermain permainan daring guna menciptakan kondisi kehidupan dan suasana kota yang bahagia dan religius serta adanya keluhan masyarakat terkait game online di Kota Bengkulu.
Pertama, kepada ASN pada lerangkat daerah diimbau untuk tidak bermain game online dan segera menghapus aplikasi game online tersebut, karena akan menurunkan produktivitas kerja.
Kedua, kepada kepala perangkat daerah untuk membuat imbauan secara tertulis dan menempelkan di tempat strategis dalam area akses layanan wifi perihal imbauan tidak menggunakan layanan wifi untuk bermain game online.
Ketiga, kepada kepala sekolah SD/SMP diimbau agar menyampaikan kepada murid/wali murid untuk tidak bermain game online Higgs Domino Island serta bentuk permainan lainnya dan agar wali murid menegur anak-anak yang bermain game di sekolah atau tempat umum.
Terakhir,Kesatuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Bengkulu untuk melakukan pengawasan terhadap ASN dan PTT di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu yang menggunakan aplikasi game online terutama saat jam kerja.
"Terkait sanksi hanya dapat diberikan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN), apabila ditemukan mereka bermain game online di jam kerja dan sanksi yang diberikan berupa teguran sebab sifatnya hanya himbauan," jelas Eko. [Antara]
Berita Terkait
-
FIX! KPU Nyatakan Kampanye Anies Di Bengkulu Melanggar Aturan
-
Wawancara Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan: Susah Dapat Jodoh? Datanglah ke Bengkulu
-
Game Judi Higgs Domino Island 'Kumpulkan' Uang Rp2,2 Triliun Tiap Bulan
-
Kominfo Sebut Korban Judi Online Adalah Masyarakat Kecil hingga Anak: Sebulan Bisa Habis Rp 900 Ribu
-
Kominfo Akhirnya Blokir Game Higgs Domino Island, Akui Itu Aplikasi Judi Online
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Kenapa Memori HP Android Cepat Penuh? Ini Cara Mengatasinya!
-
5 Smartwatch Terbaik untuk Padel, Keren tapi Tetap Fungsional!
-
Daftar Kode Redeem TheoTown Februari 2026: Dapatkan Bonus untuk Bangun Kota Impian
-
5 Rekomendasi HP Rp2 Jutaan RAM 8 GB Internal 256 GB
-
6 HP Pesaing Samsung Galaxy A36 5G untuk Alternatif, Spek dan Performa Kencang
-
5 Pilihan HP RAM 12 GB Termurah di Bawah Rp3 Juta, Performa Saingi Flagship
-
Apa Bedanya Smart TV dan Android TV? Jangan Sampai Salah Beli
-
IoT Indonesia 2026: 800 Juta Perangkat Siap Terkoneksi, Siapkah Industrinya?
-
Registrasi SIM Biometrik Berlaku 2026, Masih Perlukah Aturan 1 NIK 3 Nomor?
-
7 Tablet Flagship Layar Besar, Spek Terbaik untuk Kuliah Maupun Kerja