Suara.com - Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengatakan bahwa pembangunan Base Transceiver Station (BTS) 4G di kawasan 3T (Terluar, Terdepan, Tertinggal) selama periode 2021-2022 telah mengedepankan pemanfaatan energi berkelanjutan.
“Jadi konsep BTS 4G kali ini (periode 2021-2022) 100 persen mengedepankan green energy, jadi ramah lingkungan. Kita hadirkan kapasitas listriknya dari solar panel,” kata Direktur Utama Bakti Kominfo Anang Latif ditemui di Jakarta, Selasa (7/12/2021).
Pemilihan panel surya untuk sumber energi berkelanjutan BTS 4G di kawasan 3T dinilai menjadi langkah tepat karena energi itu tidak akan habis dalam waktu singkat seperti energi yang berasal dari bahan bakar fosil.
Jika menggunakan bahan bakar fosil sebagai sumber energi listrik, maka tentunya dibutuhkan biaya tambahan untuk membeli bahan bakan dan melakukan mobilisasi di kawasan 3T.
Biaya tambahan itu tentunya tidak sedikit dan tentunya tidak ramah lingkungan karena bahan bakar fosil menghasilkan lebih banyak gas emisi. Sementara jika mengadopsi panel surya, biasanya energi berlebih yang dihasilkan dapat tertampung dalam ruang penyimpanan lainnya berbentuk baterai.
Bakti Kominfo pun memastikan baterai itu akan bisa digunakan ketika cahaya matahari sedang tidak bisa menjangkau area BTS 4G di kawasan 3T dengan kapasitas penggunaan selama 100 jam.
“Tentunya sistem panel surya ini berguna untuk pembangunan BTS 4G di daerah rural. Coba jika kita masih tetap pakai bahan bakar seperti solar, itu ada biaya pasokan lagi. Pasokan itu kan yang menjadi tantangan, selain itu untuk menjangkau lokasi BTS (di 3T) seringkali juga sulit karena aksesnya hanya ada untuk jalan kaki,” ujar Anang.
Salah satu BTS 4G yang telah menggunakan panel surya sebagai sumber energi berkelanjutannya adalah BTS 4G di Desa Sauwyatami, Kabupaten Keerom, Papua.
Dengan kontur dan bentangan alam yang masih berbentuk pegunungan, maka sistem panel surya dipilih dan berhasil menghadirkan akses internet yang lebih berkeadilan bagi warga lokal di kawasan perbatasan negara Indonesia dan Papua Nugini. [Antara]
Baca Juga: Bakti Akan Bangun 7.904 BTS 4G di Wilayah 3T Sampai 2022
Berita Terkait
-
Feri Amsari Akui Ada 'Niat Jahat', Abu Janda di Backstage: Santai Bang Itu Cuma Performa Doang
-
Pendidikan Abu Janda yang Maki-Maki Akademisi dan Mantan Dubes RI di TV, Ternyata Lulusan Inggris
-
Detik-Detik Abu Janda Ngamuk saat Debat Soal Amerika, Maki Dubes RI Ikrar Nusa Bakti: Jagoan Gue!
-
ESDM Lobi-lobi AS Agar Sel Paner Surya RI Tak Kena Bea Masuk 104%
-
RI Boncos! Ini Alasan AS Tetapkan Tarif 104 Persen Produk Panel Surya Indonesia
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
61 Kode Redeem FF Terbaru 23 Maret 2026, Klaim Joker Bundle dan Diamond Gratis
-
Daftar Harga HP Infinix 2026 Semua Seri, Mana yang Cocok Untukmu?
-
Samsung Galaxy M17e 5G Debut, HP Murah Rp2 Jutaan Ini Usung Baterai Jumbo
-
38 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 23 Maret 2026: Klaim Draft Voucher, Pemain, dan Permata
-
7 HP Gaming Refresh Rate 120Hz Termurah, Baterai Badak Harga Cuma Rp1 Jutaan
-
7 Tablet Anak Pengganti HP untuk Gaming dan Belajar, Bonus Stylus Pen Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Usai Beli Saham Capcom, Arab Saudi Bakal Caplok Moonton Rp102 Triliun
-
15 HP Oppo Terbaru 2026 dan Harganya, Mana yang Cocok Buat Kantongmu?
-
Lenovo dan MSI Siap Luncurkan Laptop dengan Intel Core Ultra 7 serta NVIDIA RTX 5070
-
Death Stranding 2 Pecahkan Rekor di PC, Jadi Jawaban Telak untuk Sony