Suara.com - Pankreas adalah organ yang terletak di perut. Fungsi pankreas penting dalam mengubah makanan menjadi bahan bakar untuk sel-sel tubuh.
Dikutip dari columbiasurgery.org, pankreas memiliki dua fungsi yang utama yaitu fungsi eksokrin dan fungsi endokrin. Untuk lebih jelasnya, simak ulasan fungsi pakreas berikut.
Fungsi Pankreas
Pankreas yang sehat menghasilkan bahan kimia yang benar dalam jumlah yang tepat, pada waktu yang tepat, untuk mencerna makanan yang kita makan.
Seperti yang dijelaskan oleh columbiasurgery.org, pankreas memiliki dua fungsi utama yaitu fungsi eksokrin dan fungsi endokrin. Yuk kita ketahui dua fungsi pankreas ini.
1. Fungsi Exocrine
Pankreas mengandung kelenjar eksokrin yang menghasilkan enzim penting untuk pencernaan. Enzim ini termasuk trypsin and chymotrypsin untuk mencerna protein; amilase untuk pencernaan karbohidrat; dan lipase untuk memecah lemak.
Ketika makanan memasuki perut, jus pankreas ini dilepaskan ke dalam sistem saluran yang memuncak di saluran pankreas utama. Saluran pankreas bergabung dengan saluran empedu umum untuk membentuk ampula Vater yang terletak di bagian pertama usus kecil, yang disebut duodenum.
Saluran empedu umum berasal dari hati dan kantung empedu dan menghasilkan jus pencernaan penting lainnya yang disebut empedu. Jus pankreas dan empedu yang dilepaskan ke duodenum, membantu tubuh untuk mencerna lemak, karbohidrat, dan protein.
Baca Juga: Fungsi Pankreas, Untuk Mengatur Pencernaan dan Menjaga Stabilitas Gula Darah
2. Fungsi Endokrin
Komponen endokrin pankreas terdiri dari sel-sel islet (pulau Langerhans) yang membuat dan melepaskan hormon penting langsung ke dalam aliran darah.
Dua hormon pankreas utama adalah insulin, yang bertindak untuk menurunkan gula darah, dan glukagon, yang bertindak untuk meningkatkan gula darah. Mempertahankan kadar gula darah yang tepat sangat penting untuk fungsi organ-organ kunci termasuk otak, hati, dan ginjal.
Gangguan yang mempengaruhi pankreas termasuk pankreatitis, kondisi prakanker, dan kanker pankreas. Setiap gangguan dapat menunjukkan gejala yang berbeda dan memerlukan perawatan yang berbeda.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
-
AS Serang Iran, Harga Minyak Melambung Tinggi
-
0882 Nomor Kartu Apa? Cek Provider dan Daftar Kode Prefix Resmi
-
Kebiasaan Unik Orang Indonesia: Beli Asuransi Perjalanan Mendadak Tanpa Persiapan
-
2 Tahun Jadi Buron, Pengendali Narkoba Lintas Negara Ditangkap
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026