Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memastikan jaringan komunikasi di kawasan Nusa Tenggara Timur atau NTT tetap aman dan lancar pascagempa bermagnitudo 7,4.
“Tidak ada infrastruktur telekomunikasi yang terdampak akibat gempa yang terjadi. Adapun operator yang menyediakan layanan jaringan telekomunikasi di daerah terdampak gempa antara lain meliputi Telkomsel, Indosat, XL Axiata dan Telkom,” kata Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika Dedy Permadi dalam keterangan tertulisnya, Selasa (14/12/2021).
Secara keseluruhan Kementerian Kominfo telah melakukan pemantauan dan pengawasan kualitas jaringan telekomunikasi di NTT sejak pukul 13.00 WIB.
Berdasarkan laporan yang diterima dari berbagai operator seluler, layanan komunikasi masih berjalan dengan lancar dan tidak mengalami gangguan.
“Keseluruhan jaringan para operator seluler masih masih menunjukkan status aman dan tidak ada site Base Transceiver Station (BTS) yang down atau off,” ujar Dedy.
Dedy memastikan Kementerian Kominfo masih terus menjalankan pengawasan terhadap ketersediaan jaringan telekomunikasi di area yang terdampak gempa. Hal itu ditujukan agar jika dibutuhkan maka dengan cepat Kominfo dapat memulihkan layanan sehingga komunikasi dapat berjalan dengan lancar.
Sebelumnya, pada Selasa siang terjadi gempa Flores dengan magnitudo 7,4. BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami menyusul gempa tersebut. Peringatan dini tsunami itu diakhiri setelah dua jam.
BMKG mengatakan pihaknya mendeteksi tsunami dengan ketinggian 7 sentimeter di beberapa pesisir utara Flores, NTT. Selain itu, kerusakan dan kerugian akibat gempa itu dilaporkan terjadi di Selayar, Sulawesi Selatan. [Antara]
Baca Juga: Telkomsel Pastikan Layanannya Aman di Flores Usai Gempa Magnitudo 7,4
Berita Terkait
-
Kasus Korupsi Eks Dirjen Kominfo Semuel Abrijani: Apa Alasan Jaksa Menunda Pembacaan Tuntutan?
-
Viral Kuota Internet 50 GB Gratis Jelang Hari Kemerdekaan, Begini Penjelasan Resminya
-
Wamen Nezar Patria Sebut Pentingnya Digitalisasi buat Pengembangan Wilayah, Kenapa?
-
Tuntutan Berat untuk Eks Pegawai Kominfo: Denda Miliaran dan Penjara hingga 9 Tahun di Depan Mata
-
Diperiksa di Bui, Plate Lempar Tanggung Jawab Proyek PDNS ke Bawahan yang Jadi Tersangka
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Rahasia LG Jual 3,2 Juta WashTower, Fokus Konsumen hingga Bidik Pasar Indonesia
-
Hazelight Umumkan Rekor Penjualan: Split Fiction Laku 7 Juta Kopi, It Takes Two 30 Juta
-
8 HP Midrange Murah Kamera Bagus dengan Fitur Tahan Air, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
GTA 6 Online Diprediksi Rilis Lebih Cepat, Ada Peningkatan Gameplay
-
Komdigi Sanksi Google Buntut YouTube Tak Patuh PP Tunas
-
Meta Mulai Patuhi PP Tunas Komdigi, Anak 16 Tahun Dilarang Punya Facebook-Instagram-Threads
-
63 Kode Redeem FF Max Terbaru 9 April 2026: Raih M1014 Undersea dan Mobil Amfibi
-
35 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 9 April 2026: Klaim FC Points, Gems, dan Pack Liga Champions
-
HP Murah Infinix Hot 70 Muncul di Google Play Console, Usung Memori Lega
-
5 Rekomendasi Tablet Murah Harga Rp1 Jutaan, Baterai Awet dan Cocok untuk Belajar