Suara.com - Setidaknya 5,5 miliar alamat email dan kata sandi kamu saat ini disebut telah dikompromikan di seluruh dunia, menurut Have I Been Pwned (HIBP).
Sekitar 585 juta dari kata sandi itu baru-baru ini diberikan oleh Badan Kejahatan Nasional Inggris (NCA), setelah penyelidikan menemukan pelanggaran keamanan besar.
Pencipta HIBP Troy Hunt, yang juga merupakan Direktur Regional Microsoft, menulis dalam posting blog baru pada Senin lalu bahwa 225 juta kata sandi yang dibobol yang disediakan oleh NCA adalah "benar-benar baru."
NCA mengatakan dalam sebuah pernyataan yang dibagikan dengan Hunt bahwa mereka menemukan kata sandi yang disusupi, bersama dengan akun email terkait mereka, di fasilitas penyimpanan cloud Inggris.
"Melalui analisis, menjadi jelas bahwa kredensial ini adalah akumulasi dari kumpulan data yang dilanggar yang diketahui dan tidak diketahui," kata NCA.
Menurutnya, fakta bahwa mereka telah ditempatkan di fasilitas penyimpanan cloud bisnis Inggris oleh pelaku kriminal yang tidak dikenal.
Itu artinya, kredensial sekarang ada di domain publik dan dapat diakses oleh pihak ketiga lainnya untuk melakukan penipuan atau pelanggaran dunia maya lebih lanjut.
Kata sandi baru disusupi, sejauh ini belum dikaitkan dengan perusahaan atau platform tertentu, dapat dilihat di situs web HIBP, di bawah bagian yang berjudul "Kata Sandi Pwned."
Bagian ini memungkinkan perusahaan dan administrator sistem untuk memeriksa apakah kata sandi mereka telah dilanggar oleh peretas dan apakah kata sandi itu ada dalam daftar pihak ketiga yang digunakan oleh pelaku ancaman.
Baca Juga: Perusahaan Induk Facebook Dapat Gelar Perusahaan Terburuk Tahun Ini
Badan penegak hukum Inggris sekarang menjadi yang kedua yang berkolaborasi dengan HIBP, setelah Biro Investigasi Federal AS memulai penyelidikan serupa dengan situs web tersebut pada Mei 2021.
Ini yang dilakukan peretas dengan kredensial kamu, sebagai permulaan mereka mungkin menjual data ke pelaku ancaman lainnya.
Karena orang cenderung mendaur ulang login mereka untuk beberapa situs, peretas juga dapat mencoba mengakses akun kamu yang lain.
Dilansir laman The Sun, Rabu (22/12/2021), taktik tersebut dikenal sebagai "penjejalan kredensial".
Pengisian kredensial cenderung menargetkan akun yang terkait dengan detail pembayaran, dan biasanya mengarah pada "pengambilalihan akun" dan pencurian identitas.
Terakhir, pelaku ancaman dapat menggunakan kredensial dalam skema phishing atau pemerasan untuk mencoba mendapatkan informasi kartu kredit dari kamu.
Berita Terkait
-
Gmail Kini Bisa Lakukan Audio dan Video Call, Berikut Caranya
-
Google Peringatkan, Lebih dari 1 Juta Perangkat Android Terinfeksi Aksi 'Peretasan Rusia'
-
Cara Ganti Nama Facebook dengan Ringkas
-
Facebook Digugat Rp 2,1 Kuadriliun Terkait Genosida Rohingya
-
Facebook Longgarkan Aturan Iklan Mata Uang Kripto di Platform
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Ekonomi Digital Indonesia Capai 100 Miliar Dolar AS, Komdigi Dorong Kolaborasi Nasional
-
5 HP Layar Lengkung dan NFC Termurah, Sensasi Premium dengan Bujet Minimum
-
Powerbank Bagus Merek Apa? Ini 4 Pilihan 10.000 mAh untuk Antisipasi Listrik Padam
-
7 Tips agar Baterai iPhone Awet, Kurangi Risiko Battery Health Cepat Turun
-
4 Genset Silent Terbaik untuk di Rumah, Anti Berisik Hemat Bensin untuk Backup saat Mati Listrik
-
Harga Steam Machine Lebih Mahal dari PS5, Ini Penyebabnya!
-
POCO X8 Pro Yellow Resmi Meluncur di Indonesia, Desain Ikonik dan Fitur Komunikasi Tanpa Sinyal
-
Bos WhatsApp Resmi Mengundurkan Diri, Ini Sosok Penggantinya
-
4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
-
Waspada Malware Rokarolla: Trojan Android yang Kuras Rekening hingga Kendalikan Perangkat