Suara.com - Skripsi merupakan karya tulis ilmiah akhir seorang mahasiswa untuk menyelesaikan program studi Sarjana di tingkat perguruan tinggi.
Untuk menyelesaikan sebuah skripsi, mahasiswa umumnya harus melewati beberapa revisi yang diberikan dosen pembimbingnya.
Revisi-revisi tersebut memakan biaya karena para mahasiswa harus mencetak atau print hasil revisi untuk diberikan kepada dosen.
Alhasil, banyak kertas revisi skripsi yang menumpuk tak terpakai.
Hal itu dimanfaatkan oleh seorang warganet yang mengumpulkan tumpukan kertas revisi skripsi dan menjualnya ke tempat barang bekas.
Sebuah video viral dibagikan akun TikTok @SesimpeItu belum lama ini, terekam seorang pemuda yang membawa turun tumpukan kertas revisi skripsi dari motornya.
Olehnya, kertas tersebut dibawa ke tempat loak yang khusus menerima beragam barang bekas dan daur ulang.
Tumpukan kertas itu pun ditimbang untuk mengetahui berapa jumlah uang yang akan diterimanya.
Tak disangka, pemilik akun mendapatkan Rp 102.000 untuk tumpukan kertas revisi skripsi yang dijualnya.
Baca Juga: Pria Masak Mi Instan Kuah Pedas Dicampur Es Krim, Warganet: Gak Kebayang Rasanya
"Uang hasil nguli skripsi," tulis pemilik akun yang merekam video tersebut di kota Malang, Jawa Timur.
Unggahan yang telah dilihat sebanyak lebih dari 487.600 penayangan dan disukai sebanyak lebih dari 37.300 kali oleh sesama pengguna TikTok itu pun menuai beragam komentar dari warganet.
Tak sedikit pengguna TikTok lainnya yang ingin mencontoh pemilik akun.
Tapi, beberapa juga memikirkan dampak negatif yang ditimbulkan jika revisi skripsi tersebut diperjualbelikan secara ilegal.
"Ngeprintnya 50 ribu, dikiloinnya nggak ada 50 ribu," tulis akun @akumaudisayang.
"Itu bekas skripsi diapain yah setelah dijual," komentar @cutenaffle00.
"Kayaknya harus gue contoh," tambah @ilakuuuuu.
"Skripsi ada cashbacknya," sahut @oyash25.
"Nggak kepikiran gue revisi skripsi diginiin wkwk masih numpuk banget di rumah," ungkap @yourlilspoon_.
Berita Terkait
-
Rekam Makanan Ala-Ala, Sang Anak Bikin Syok Lempar Sesuatu Tepat Sasaran: Auto Gagal Estetik
-
Viral! Lahirkan Bayi di WC Umum, Ibu-ibu Satu Desa Ramai Bantu Wanita ini ke Rumah Sakit
-
Naik Kap Mobil, Istri Labrak Suami dan Pelakor di Jalan, Bapak-bapak Sampai Bantu Grebek
-
Ganti Foto Profil dengan Potret Masa Kecil, Sang Ibu Chat Tiba-tiba Bikin Banjir Air Mata
-
Geger! Warung ini Tetap Buka Meski Berhadapan Pelaminan, Warganet: Enggak Ikut Rewang?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
Terkini
-
Gojek Luncurkan Fitur Jalan Jajan di Aplikasi, Permudah Wisata dan Kuliner Saat Libur Sekolah 2026
-
3 HP Oppo Spek Terbaik Paling Laris di Online Store Menurut Review Pembeli
-
Garmin Connect Ungkap Tren Fitness 2026, Lari dan Sepeda Jadi Favorit Orang Indonesia
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Termurah di Bawah 6 Juta, Pilihan Terbaik untuk Jangka Panjang
-
7 HP Midrange Snapdragon Terbaik 2026, Performa Kencang untuk Gaming dan Multitasking
-
Bocoran Spesifikasi Redmi Note 17 Series: Siap Meluncur Juli, Bawa Baterai 10.000 mAh
-
4 HP Redmi RAM Besar dan Kamera Terbaik 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
Antusiasme Komunitas OpenClaw dalam Mendorong Adopsi Agentic AI
-
Geothermal Indonesia Makin Canggih, Geo Dipa Energi Adopsi Teknologi Cloud
-
Pre Order GTA 6 Resmi Dibuka, Cek Detail Harganya di Indonesia